Elara ingin menyanggah, tapi lidahnya terasa kelu. Ia hanya bisa berdiri gemetar, terjebak di dalam galerinya sendiri bersama Alpha paling berbahaya yang sedang terluka.Joseph mendengus kasar. Elara berkedip beberapa kali ketika pria itu mendekat maju. Wangi maskulin dari tubuh pria itu mengepung Elara, membuatnya kewalahan. Hawa panas memancar dari kulit Joseph, membuat udara di sekitar mereka terasa panas. Joseph menumpukan satu tangannya di samping kepala Elara, mengunci gadis itu tepat di depannya."Jangan mengeluarkan suara sedikit pun," desis Joseph.Suaranya sangat rendah, nyaris seperti bisikan. Berbanding terbalik sikapnya beberapa saat tadi. Elara hanya bisa mengangguk kecil dengan mata yang menyipit karena takut. Ia bisa melihat otot lengan Joseph yang menegang hebat di bawah jaket kulitnya yang digulung.Tiba-tiba, suara deru mobil yang berat terdengar berhenti di ujung gang. Cahaya lampu sorot yang sangat terang menyapu jendela-jendela galeri tua. Elara membeku saat m
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-04-01 อ่านเพิ่มเติม