"Eh, iya... sore, Mbak. Benar, saya Maura," jawab Maura agak canggung."Wah, beneran ternyata! Kenalin, Mbak, aku Citra, tetangga depan rumah persis. Nah, kalau yang ini Mbak Dian, terus yang pakai bando merah ini Mbak meta," ucap wanita bernama Citra itu dengan nada yang sangat antusias, langsung menjabat tangan Maura bergantian."Duh, akhirnya bisa ketemu langsung ya. Kemarin pas acara nikahan nggak ketemu, nggak tau kayaknya habis turun buat ganti baju. Jadi cuma ketemu mama papanya aja," timpal Mbak Dian dengan senyum merekah. "Aslinya cantik banget ya, pantesan Pak Bumi langsung mau diajak nikah cepet-cepet."Wajah Maura seketika memerah menahan tengsin. Diajak nikah cepat-cepat katanya? Kalau mereka tahu ini semua karena urusan martabat keluarga, bisa heboh satu kelurahan."Ah, Mbak-mbak ini bisa aja. Biasa aja kok, Mbak," sahut Maura sambil terkekeh renyah."Tapi hebat lho, Mbak Maura bisa bikin Pak Bumi mau nemenin jogging sore begini. Biasanya ya, Pak Bumi itu kalau olahraga
Zuletzt aktualisiert : 2026-05-30 Mehr lesen