Namun, saat Rani hendak berdiri untuk pergi ke kantin, ekor matanya menangkap sebuah kejanggalan. Dika—salah satu pesuruh Hilda yang sedari tadi diam saja—berjalan lambat-lambat melewati mejanya. Lewat pantulan kaca jendela kelas, Rani melihat tangan Dika bergerak cepat, menyelipkan sebuah kertas kecil yang dilipat rapi tepat ke sudut terdalam laci meja kayu Rani, sebelum akhirnya lari menyusul Hilda.Dahi Rani berkerut. Firasat buruk mendadak mencengkeram dadanya dengan sangat kuat.Instingnya berteriak untuk langsung merogoh laci tersebut. Namun, belum sempat jemarinya menyentuh kayu meja, bayangan tubuh besar pengawas eksternal sudah berdiri di ambang pintu kelas VII-A. Dua hari berlalu dalam sekejap, dan hari ini adalah pelaksanaan Ujian Tengah Semester mata pelajaran IPA."Seluruh siswa, taruh tas di depan kelas! Masukkan semua buku dan kertas ke dalam tas masing-masing!" seru Pak Joni, pengawas berkumis tebal yang terkenal sangat disiplin, sembari menggebrak meja guru.Suasa
อ่านเพิ่มเติม