Siang itu, Karin diperbolehkan pulang, dan ia diantar oleh Damian. Kedua pria yang juga menyukai Karin, harus rela berbagi. Dewa punya kesempatan membereskan urusan yang belum selesai, begitu juga Leonard. Dia kebetulan juga punya pekerjaan yang mendesak. Karena besok malam adalah gilirannya, Leonard ingin pekerjaan itu selesai semuanya. Dewa memutuskan untuk pulang sebentar ke rumah, tetapi ia mendapat telepon dari Duson. Ayahnya menelepon, tetapi Dewa mengabaikannya. Ia tahu pasti Delia telah melapor mengenai perbuatannya, dan Dewa hanya tinggal datang saja."Pergi ke kediaman lama," ucap Dewa pada sopir. "Baik, Tuan."Mobil melaju cepat ketika Dewa sudah berada di mobil. Saat tiba di kediaman lama, Duson telah menanti. Dari raut wajahnya jelas jika pria ini sedang marah. Ya, siapa yang tidak naik pitam jika melihat istrinya dipukuli. Meski tahu Duson akan marah, tetapi Dewa tetap melakukannya. Ini bukan semata-mata karena Karin, tetapi moment ini telah Dewa tunggu dari dulu. Alas
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-08-12 อ่านเพิ่มเติม