Tidak cukup sampai di situ, Axel meraih sepotong jaket softshell, lalu menempelkannya ke depan dadaku untuk mencocokkan ukuran."Ukuran ini pas, kan?" tanyanya dengan senyum sumringah yang mengembang.Aku tidak langsung menjawab, masih sibuk berkutat dengan kebingunganku sendiri."Xel... lo yakin kita butuh semua pakaian ini?"Axel meletakkan jaket itu ke dalam keranjang belanja. "Tentu saja. Kalau nggak pakai jaket ini, lo bisa kedinginan nanti."Dengan santainya ia kembali memilah-milah deretan jaket, lalu mengambil sepotong softshell senada yang sesuai dengan ukurannya sendiri.Sepertinya fix, kami tidak akan pergi makan malam romantis di restoran mewah. Jangan-jangan Axel sedang menyiapkan kejutan aneh?!Puas memilah baju, Axel bergeser ke arah rak sepatu outdoor. Sepasang sepatu hiking mid-cut berkualitas tinggi langsung menjadi target pilihannya."Ukuran kaki lo nomor 38, kan?" tanyanya seraya menoleh padaku dengan senyum lebar.Aku menggaruk kepala yang tak gatal. "I-iya, sih..
Last Updated : 2026-09-21 Read more