Di atas ranjang rumah sakit, Dara duduk bersandar pada tumpukan bantal. Wajahnya masih pucat, dengan lingkaran hitam dibawah matanya yang tampak sembab.Gisel mengaduk pelan bubur di dalam mangkuk, lalu mengarahkan sendok itu ke depan bibir ibunya."Ayo, Ma... makan sedikit lagi ya," bujuk Gisel dengan suara lembut.Bu Dara menggeleng pelan, memalingkan wajahnya. "Mama gak selera, Gisel... Mulut Mama rasanya pahit. Mama cuma mau lihat Papa... Gimana keadaan Papa sekarang, Sel?"Gisel menghela napas pelan. Ia meletakkan mangkuk bubur itu ke meja, lalu memegang kedua tangan mamanya yang terasa dingin."Gisel janji, selesai Mama makan, Gisel antar Mama pakai kursi roda buat lihat Papa di depan ruang ICU," ujar Gisel menenangkan. "Tapi Mama harus makan dulu supaya ada tenaga. Kalo Mama lemas begini, nanti dokter gak kasih izin Mama keluar. Jadi mama harus habisin makanannya ya?"Mendengar ucapan putrinya, mata Dara berkaca-kaca. Ia akhirnya mengangguk pasrah. Gisel kembali mengambil mangk
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-08-18 อ่านเพิ่มเติม