Pak Mahesa menghembuskan asap rokok yang ia hisap sebelumnya, “Ketika anakku lulus SMP, aku memberikan gelang silver yang sama dengan ini” Pak Mahesa menunjukkan gelang itu pada Reivan, “Itu adalah hadiah terakhir yang aku berikan padanya sebelum kehancuran ini dimulai...” Reivan, mengerutkan keningnya karena terkejut, “Putrimu? Aku baru tau kau punya anak..” Reivan memegang rokok yang ia hisap dengan kedua jarinya, “Siapa namanya?” Tes! Air mata Pak Mahesa menetes ketika ia menjawab pertanyaan Reivan, “Namanya Siti...” “Kami berada di tempat yang berbeda saat itu...” Pak Mahesa terisak dalam kata-katanya. “Sekarang sudah hampir dua tahun setelah kehancuran dimulai, seharunya dia sudah berumur 17 tahun..” Ucapannya terpotong oleh tangisannya.. “Itupun jika dia masih hidup...” Reivan tersenyum lembut, “Aku yakin dia baik-baik saja... Ayahnya saja seorang Awakener kuat, pasti dia sama kuatnya denganmu...” Flashback it
Last Updated : 2026-08-23 Read more