Satria menoleh pada Sita. "Sit, aku serahkan tamu-tamu kita kepadamu. Carikan mereka ruangan untuk istirahat. Aku masih ada urusan lain yang perlu kuurus."Sita mengangguk sambil tersenyum. "Jangan khawatir, serahkan mereka padaku. Kau fokus saja dengan urusanmu."Satria kembali menoleh pada Reivan dan kawan-kawannya. Ia tersenyum ramah. "Baiklah, Saudara Reivan. Kalian akan dipandu oleh Sita ke ruangan istirahat kalian."Tanpa menunggu jawaban, ia berbalik dan berbicara dengan suara rendah agar tak didengar oleh Reivan. "Lakukan yang terbaik untuk memuaskan mereka. Akan lebih baik lagi jika mereka bersedia menetap di sini.""Dimengerti," ujar Sita dengan anggukan kecil. Satria melanjutkan langkahnya, meninggalkan Sita dan kelompok Reivan di lorong itu.Sita menghampiri Reivan di pintu keluar bersama Bayu, Siti, Siska, dan Raka."Baiklah, teman-teman. Biar kutunjukkan arah kamar kalian." Katanya saat ia sudah berjalan di depan. Reivan dan kawan-kawan mengikuti Si
Last Updated : 2026-09-19 Read more