Guruh dahsyat yang menyambar tepat di atas atap kediaman megah itu mengejutkan semua orang, menyertai langkah kami saat memasuki ruang kerja direksi di lantai tertinggi gedung Wiratama Group yang mendadak terasa jauh lebih dingin dari biasanya. Suara denting cangkir porselen yang diletakkan Mbak Sarah di atas meja kaca tak mampu mencairkan atmosfer kaku yang menggantung sejak setengah jam lalu, sementara laporan mengenai jadwal penerbangan privat dari London telah mendarat di meja Adrian, menandai akhir dari masa tenang yang sempat kami nikmati. Aku berdiri di dekat jendela besar, menatap bayangan awan mendung yang menyelimuti Jakarta seraya menahan napas cemas, sementara di belakangku, Adrian sibuk memeriksa dokumen pengawasan yang dikirimkan oleh tim keamanannya. "Arga sudah mendarat di Soekarno-Hatta dua jam yang lalu," suara Adrian memecah keheningan, tonasi suaranya dingin, terukur, tanpa nada panik sedikit pun. Aku memutar tubuh, menatapn
Terakhir Diperbarui : 2026-08-02 Baca selengkapnya