Emosi Rea yang sudah mendidih sebelumnya, sekarang ditambah lagi dengan celetukan pria itu soal menantu, maka lengkap sudah alasan Rea untuk mencekik pria itu.Namun, dia memilih menahan diri. Mengingat siapa pemilik rumah yang akan mereka masuki, membuat Rea enggan menambah satu masalah lagi.Dia hanya berharap malam ini cepat berlalu.Kediaman keluarga Rajendra tampak megah, dengan arsitektur yang kental akan nuansa Jawa. Pintu kayu berukuran besar menyambut mereka, disusul ruang utama yang dipenuhi furnitur kayu berukir rumit.Mulai dari meja konsol, lemari pajangan, hingga kursi-kursi berukuran besar yang tampak seperti barang antik. Semuanya terlihat mahal, bahkan tanpa perlu mencantumkan harga.Rea melirik salah satu lemari jati dengan ukiran yang begitu detail.‘Perasaan mereka bukan keturunan bangsawan Jawa, deh. Sekaya apa keluarga ini sampai rumahnya begini?’ Rea bertanya-tanya dalam hati.Belum sempat dia mengamati lebih jauh, Nyonya Rajendra sudah mengajak mereka melewati
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-10-29 อ่านเพิ่มเติม