“Kamu putri sulung keluarga Kalingga yang menjadi pelayan seumur hidup di keluarga Sasmita?” Nismara Kalingga mengangguk pelan menghadap Prameswari, “Benar, Ndoro Ayu. Saya Nismara Kalingga.”Prameswari Sasmita adalah istri dari Satria Sasmita, juragan perkebunan berdarah biru paling berkuasa dan terkaya di Desa Tirtawening—sebuah wilayah subur yang kaya akan hasil bumi.“Berdiri!” perintah Prameswari seraya memberi isyarat dengan kibatan tangannya.Nismara menurut tanpa bantahan. Jemari lentik Prameswari bergerak naik, menyentuh dagu, merambat ke garis rahang, tulang selangka, dada, hingga membelai permukaan kulit Nismara. Sentuhan itu teliti dan penuh kalkulasi, persis seperti seorang tuan yang sedang menilai kualitas barang dagangan.“Lumayan,” ucap Prameswari lagi. Sementara itu, Nismara hanya bisa terpaku. Ia tak mengerti mengapa Prameswari memandangi dan meraba tubuhnya dengan cara serendah ini. Sejak awal, Nismara melangkah ke rumah besar ini hanya untuk melunasi utang-utan
最後更新 : 2026-08-10 閱讀更多