Aku inget banget pas pertama kali nonton 'Tugas MCukup', langsung suka sama alur ceritanya yang unik. Ternyata sutradaranya Joko Anwar, yang emang dikenal sebagai salah satu sineas paling berbakat di Indonesia. Dia juga yang ngangkat film 'A Copy of My Mind' ke festival internasional. Karya-karyanya selalu punya kedalaman dan gak cuma sekedar hiburan doang.
Yang paling berkesan buatku itu 'Modus Anomali', film thriller psikologis yang bikin penonton mikir sampe akhir. Joko Anwar punya kemampuan bikin penonton terus penasaran dari awal sampe credits roll. Emang layak dapat julukan master of suspense ala Indonesia gitu.
Baru kemarin aku ngobrol sama temen soal film 'Tugas MCukup' yang lagi hits banget. Sutradaranya itu Joko Anwar, orangnya emang punya ciri khas banget dalam bikin film. Karyanya yang lain kayak 'Pengabdi Setan' itu bener-bener bikin merinding, tapi tetep ada pesan moralnya. Keren deh orang ini, selalu bawa sesuatu yang fresh ke industri film Indonesia.
Selain itu, ada juga 'Gundala' yang dia sutradarain, film superhero lokal pertama yang bener-bener keren visualnya. Joko Anwar emang jago banget dalam mixing genre, dari horor sampe action semua dia kuasain. Pokoknya kalo ada film yang dia pegang, pasti udah jadi jaminan kualitas sih.
Waktu browsing di Letterboxd kemarin nemu banyak banget review positif tentang 'Tugas MCukup'. Sutradaranya Joko Anwar emang jagonya bikin film yang memorable. Aku personally suka banget sama 'Janji Joni' yang lebih ringan tapi tetep ada sentuhan khasnya. Film-filmnya selalu punya karakter kuat dan dialog yang tajam.
Yang lucu itu dia pernah bikin film komedi 'Arwah Tumbal Nyai' yang beda banget sama karyanya yang lain. Tapi tetep aja ada signature style-nya yang keliatan. Kreativitasnya emang gak ada batasnya sih ini orang.
Pernah denger soal film 'Tugas MCukup' yang lagi ramai dibahas? Sutradaranya Joko Anwar ini emang bintangnya perfilman Indonesia. Karyanya yang 'Kala' dulu itu pionir film noir lokal. Aku suka cara dia eksperimen dengan berbagai genre tapi tetep konsisten dengan visi artistiknya.
Yang terakhir sempet ngobrol sama temen yang kerja di production house, katanya Joko Anwar lagi prep beberapa project baru. Penasaran banget mau ngelihat dia bakal bawa apa lagi ke layar lebar. Orangnya emang never fail to surprise audiences.
Ngomongin Joko Anwar nih, sutradara 'Tugas MCukup' yang karyanya selalu bikin penasaran. Aku paling demen sama 'Ritual', film pendeknya yang dapet banyak penghargaan itu. Gaya berceritanya emang khas banget, suka pake simbolisme dan visual yang poetic. Kalo lo perhatiin, semua filmnya selalu ada twist yang gak terduga.
Selain filmmaker, dia juga aktif nulis skenario untuk film lain kayak 'Pasukan Brondong'. Multi talent banget sih! Yang paling anyar ada 'Perempuan Tanah Jahanam' yang sukses banget di box office. Joko Anwar emang selalu bisa bikin film yang komersil tapi tetep punya artistic value tinggi.
2026-07-21 15:46:44
1
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
Manusia Terampil di balik Layar
Rifqy Ramadhan
0
1.8K
Perjuangan dari seorang yang mempunyai keterampilan yang tinggi di semua bidang, yang mempunyai mimpi untuk menyatukan semua pulau yg saling bermusuhan. Akan tetapi hal pertama yang harus dilakukan adalah melenyapkan keluarganya yang telah membantainya dan mengasingkan keluarganya dan pengikutnya.
"Aku tidak sabar merasakanmu lagi di dalam sana, Bang Ucup... punyamu itu... benar-benar membuatku gila."
Hidup Ucup, seorang kuli bangunan sederhana, berubah kacau dalam satu malam. Terhimpit masalah uang demi menyekolahkan anaknya di kampung, ia menerima tawaran aneh dari Arif, teman masa kecilnya: menggantikan dirinya menjalani malam pertama dengan istri barunya. Menurut Arif, istrinya hanyalah “tante-tante perawan tua yang galau dan tak laku.” Namun saat Ucup datang, semua bayangannya runtuh. Wanita yang berdiri di hadapannya bukanlah tante-tante seperti yang ia bayangkan—melainkan seorang wanita cantik, seksi, dan memikat… yang sama sekali tidak terlihat tua. Malam yang seharusnya hanya menjadi transaksi sederhana justru berubah menjadi awal dari kekacauan, pertengkaran kocak, rahasia besar, dan perasaan yang tak seharusnya muncul. Di antara tamparan, kesalahpahaman, dan hati yang mulai goyah… siapa sebenarnya yang akan jatuh lebih dulu? Ketika seorang kuli bangunan bertemu “tante-tante” yang ternyata terlalu memikat untuk diabaikan, malam pertama itu berubah menjadi awal cerita yang tak pernah mereka bayangkan.
Perang dingin memasuki hari ketiga, tunanganku sengaja menyetujui usulan asistennya untuk melakukan perjalanan keliling dengan mobil. Dia mengira aku akan cemburu dan berebut seperti biasanya. Namun siapa sangka, sebulan kemudian saat dia kembali, dia mendapati aku sudah berubah.
Dia membantu asistennya merebut proyekku. Aku tidak lagi ngambek lalu mengundurkan diri, malah mondar-mandir sibuk membantu, lalu menuliskan proposal untuknya dengan rajin.
Demi asisten itu mendapatkan bonus akhir tahun, dia menghancurkan desain yang sudah susah payah kuselesaikan. Aku pun tidak lagi berusaha membuktikan diri, melainkan malah menanggung semua kesalahan dan membiarkan dia menghukumku sesuka hati.
Bahkan ketika dia hendak menaikkan jabatan asisten itu menjadi direktur utama perusahaan, aku tidak marah. Aku malah secara sukarela menyerahkan seluruh saham yang ada di tanganku, membiarkan tunanganku membaginya dengan bebas.
Asisten itu merasa sangat puas.
"Lihat, benar 'kan yang kubilang? Kak Penny itu tipe yang nggak bisa dilawan secara keras. Harus diperlakukan dengan sikap dingin, baru ada efeknya. Pasti karena beberapa hari kamu pergi, hasilnya langsung kelihatan. Dia takut kehilangan kamu, makanya sekarang jadi patuh begitu."
Tunanganku percaya pada ucapan asisten itu sepenuhnya, bahkan memuji kepintaran asisten itu. Setelah itu, dia sengaja mencariku untuk menaikkan jabatan dan gajiku, bahkan untuk pertama kalinya berjanji akan memberiku sebuah pernikahan yang tak terlupakan.
Namun, dia tampaknya lupa.
Selama masa liburan itu, dia sudah menandatangani surat pengunduran diriku. Dan aku juga sudah putus dengannya. Sejak saat itu, kami memutuskan hubungan sepenuhnya, tanpa ada lagi keterkaitan apa pun.
“I-ini... maksudnya apa? Saya harus... jual diri ke Bapak?”
“Kenapa… kamu merasa harganya kurang cocok?”
**************
Batara, CEO muda perusahaan farmasi terbesar di negeri ini, dikenal sebagai sosok dingin, berwibawa, dan memikat, sekaligus menakutkan bagi siapa pun yang mendekat. Ia hidup dalam kendali penuh, menyimpan sisi gelap yang tak pernah ia perlihatkan kepada siapa pun.
Di malam yang sama, Cleona—gadis sederhana yang putus asa mencari uang tambahan demi pengobatan ibunya—tak pernah menyangka akan terjebak di satu kamar bersama seorang pria asing.
Siapa sangka, malam itu membangkitkan sisi lain Batara yang telah lama ia kubur: hasrat akan kendali, dominasi, dan permainan kuasa dalam hubungan seksual. Terjebak dalam situasi tanpa jalan keluar, Cleona tak memiliki pilihan selain menerima perjanjian Batara dan menjadi submisif dalam dunianya.
Namun diam-diam, Cleona mulai mencari cara untuk terlepas dari jerat pria tampan itu.
Mampukah ia melakukannya, atau justru terikat semakin dalam pada Batara dan rahasia besar yang menghubungkan mereka?
Teganya Mas Iqbal mengatakan pada teman-teman seprofesinya bahwa aku bau amis. Dia bahkan tega membandingkan aku dengan perempuan bernama Rosa yang menurutnya selalu terlihat cantik dan juga wangi. Berbanding terbalik denganku yang hampir setiap hari hanya berteman dengan tepung, telur, dan juga ikan.
Mas Iqbal lupa, bahwa dari hasil aku mengadon bahan-bahan itulah dulu dia bisa kuliah hingga mendapat gelar sarjana dan kini karirnya sebagai PNS naik jenjang.
Dia lupa, bahwa karir yang membuatnya merasa tak pantas lagi bersanding denganku adalah hasil tetesan keringat istri yang telah dihinanya ini.
Kita lihat saja, Mas, apa yang bisa aku lakukan setelah kau menghina dan merendahkan harga diriku!
Alaric, seorang sutradara muda lulusan Paris yang sering berdebat dengan Kiara, aktris pemeran utama dalam film arahannya. Kiara menganggap Alaric arogan, Alaric menganggap Kiara susah diatur. Kesalahpahaman keduanya membuat produksi film bersetting Monte Carlo yang sedang mereka buat terpaksa tertunda. Selain itu, Kiara memanfaatkan keberadaannya di Monte Carlo untuk menyelidiki mengapa Bertrand LaForce, fotografer Perancis meninggalkannya setahun lalu di kota itu di sebuah kafe bernama "The Portrait". Kehadiran Bertrand membuat kesalahpahaman Alaric semakin menjadi, tanpa dia sadari diam-diam dia merasa cemburu yang artinya diam-diam dia mulai jatuh hati pada Kiara. Apakah mungkin seorang sutradara menikahi aktris pemeran utama filmnya?
Baru seminggu lalu aku ngecek di mana bisa nonton 'Tugas MCukup', karena temen kantor terus ngebahas. Ternyata di Vidio ada! Platform lokal ini emang sering dapet lisensi konten Asia yang jarang ada di layanan lain. Aku langsung langganan bulanan buat nontin eps terbaru. Kualitas stream-nya stabil banget, apalagi buat series yang banyak adegan gelap kayak gini. Dubbing Indonesianya juga surprisingly bagus—ga cuma asal sync lip.
Plus point lain: mereka selalu upload tepat jam 9 malam setiap hari Rabu, jadi ga perlu nunggu subtitles dari sumber ilegal. Cuma sayangnya belum ada fitur download buat ditonton offline. Tapi overall, worth it lah buat yang suka drama keren kayak gini.
Ada beberapa opsi untuk menikmati 'Tugas MCukup' secara legal di Indonesia. Platform streaming seperti Netflix, Disney+, atau Amazon Prime Video sering kali menjadi tempat pertama yang aku cek karena koleksi film mereka cukup lengkap dan terjamin legalnya. Kadang perlu menunggu beberapa bulan setelah rilis bioskop, tapi setidaknya kita bisa menonton dengan kualitas bagus dan aman dari virus.
Kalau tidak tersedia di platform mainstream, aku biasanya mencari di layanan VOD (Video on Demand) seperti Google Play Movies atau Apple TV. Mereka menyewakan film dengan harga terjangkau, sekitar 30-50 ribu untuk 48 jam. Lebih baik bayar sedikit daripada mengunduh ilegal dan risiko terkena malware.
Moebius bukan hanya nama film, tapi juga nama legendaris dalam dunia komik dan seni konseptual. Sutradara film 'Moebius' yang dimaksud adalah Kim Ki-duk, seorang sineas Korea Selatan yang dikenal dengan gaya visualnya yang puitis sekaligus kontroversial. Karyanya sering menyentuh tema manusiawi dengan pendekatan surealis.
Kim Ki-duk juga menciptakan mahakarya seperti 'Spring, Summer, Fall, Winter... and Spring' yang memukau dengan simbolisme alamnya. Aku selalu terpana bagaimana dia mengolah kesederhanaan menjadi kompleksitas emosional. Di lain sisi, 'Pieta' menunjukkan sisi gelapnya yang menusuk—sungguh sutradara dengan banyak wajah!
Membicarakan sutradara itu seperti membuka album foto kenangan dari setiap film favoritku. Mereka adalah otak di balik segala keindahan visual dan emosi yang kita rasakan di layar. Bayangkan mereka seperti konduktor orkestra, tapi alih-alih musik, mereka menyelaraskan akting, pencahayaan, sudut kamera, bahkan tempo cerita. Aku selalu terpana bagaimana seorang sutradara bisa mentransformasikan naskah kering menjadi dunia hidup yang memikat.
Tugas utama mereka? Mulai dari memilih naskah yang tepat, menentukan gaya visual, hingga membimbing aktor mencapai performa terbaik. Yang kubaca tentang pembuatan 'Parasite', Bong Joon-ho bahkan merancang setiap set dengan presisi milimeter untuk simbolisme tertentu. Mereka juga bertanggung jawab atas chemistry seluruh kru - dari departemen kostum sampai efek khusus. Sebenarnya, menyaksikan DVD bonus 'Lord of the Rings' dulu membuatku sadar betapa sutradara itu seperti dewa pencipta di balik layar.
Aku sempat mengecek beberapa sumber dulu sebelum bilang apa-apa: yang dikatakan bertanggung jawab pada film itu adalah orang yang tercantum di kredit sebagai sutradara. Dari poster sampai kredit akhir di layar, itu biasanya nama yang muncul persis di bawah label 'Sutradara' atau 'Directed by'.
Kalau ada gosip atau perselisihan soal siapa yang benar-benar mengatur set, kerap kali media akan menyebutkan nama sutradara resmi plus nama produser atau penulis yang ikut ambil peran kreatif. Tapi secara formal, pihak yang diklaim bertanggung jawab adalah si sutradara yang tercantum di daftar kredit—itu acuan paling sah untuk menjawab pertanyaan 'siapa'. Aku sendiri selalu cek kredit akhir atau halaman resmi film untuk konfirmasi; terasa paling tenang kalau informasi itu sudah clear di sumber primer.