Putra sang CEO Dingin
Selena menghela napas, "Hm. Kels, jangan salah paham. Aku hanya tidak mau jika kau nanti malah menyukainya ya. Aku tidak rela kalau dia menyakitimu lagi."
Kelsey tersenyum samar, "Tenang saja. Aku tidak akan mungkin menyukainya. Kalian tahu kan, dia satu-satunya orang yang aku benci di dunia ini."
Angel tergelak, "Jangan terlalu membencinya."
Kelsey mengerucutkan bibirnya. "Kenapa tidak boleh?"
Selena merangkul bahu sahabatnya itu dan berkata, "Apa kau lupa jika benci bisa dengan mudah berubah menjadi cinta?"