Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dewantara: Kebangkitan Sang Predator

Dewantara: Kebangkitan Sang Predator

Adrian menyusup ke kediaman musuhnya bukan untuk mengajar, melainkan untuk mengeksekusi dendam sepuluh tahun silam. Menyamar sebagai tutor, ia menjerat Aura Clarissa dalam penjara psikologis hingga pengkhianatan Daniel mengubah mansion mewah itu menjadi ladang pembantaian. Di tengah desis bom waktu dan bau amis darah, Adrian menelanjangi identitas aslinya melalui bekas luka bakar yang mengerikan, memaksa Aura menyadari kenyataan pahit bahwa ia hanyalah "brankas bernyawa" bagi warisan berdarah ayahnya. Kini, saat pintu baja perlindungan mereka diledakkan, Aura terjebak di antara kematian atau menyerahkan jiwanya pada Sang Predator.
Urban
180 viewsOngoing
Read
Add to library
Sumpah Yang Membangkitkan Pembalasan Dendam

Sumpah Yang Membangkitkan Pembalasan Dendam

LaSierra
Emily di bunuh oleh tunangannya dan adik kandungnya sediri, mereka bekerja sama memanfaatkannya, lalu membunuhnya dalam jebakan makan malam romantis. Namun takdir berkata lain, Emily kembali pada kehidupannya sebelum dia memberikan seluruh hartanya pada Steve, tunangannya. Emily pun berjanji pada dirinya, bahwa dia akan membalas perbuatan mereka padanya.
Romansa
1.2K viewsOngoing
Read
Add to library
Kebangkitan Mantan Istri Miliarder yang Dikhianati

Kebangkitan Mantan Istri Miliarder yang Dikhianati

Elena mengorbankan segalanya demi pernikahannya—hanya untuk dikhianati oleh pria yang pernah bersumpah akan mencintainya. Semua itu hanya karena Elena tak mampu melahirkan seorang putra sebagai pewaris. Ketika Damian, miliarder arogan yang dulu menjadi suaminya, membawa wanita lain ke rumah, Elena tidak menangis atau memohon. Ia langsung mengajukan gugatan cerai dan menghilang dari kehidupan Damian. Lima tahun kemudian, Elena kembali muncul sebagai ratu bisnis. Dengan kecerdasannya, ia membangun kerajaan bisnisnya sendiri. Damian menyesal ketika mengetahui bahwa anak keempat yang dilahirkan Elena ternyata seorang laki-laki. Jadi, akankah Elena memberikan kesempatan kedua pada mantan suaminya?
Romansa
1.4K viewsOngoing
Read
Add to library
Kebangkitan Ratu Irene: Pembalasan Dendam Istri Tertindas

Kebangkitan Ratu Irene: Pembalasan Dendam Istri Tertindas

Irene Filonwy Ester, satu-satunya ratu yang mengalami kematian paling tidak terhormat sepanjang sejarah Kerajaan Eldoria. Tuduhan yang telah direncanakan oleh sang suami membuat pengabdian panjangnya selama sepuluh tahun berakhir dengan penuh kepahitan. Terkuaknya kebenaran di balik kehancuran keluarga Ester, yang ternyata telah direncanakan oleh keluarga kerajaan. Membuat Irene terkurung dalam amarah serta dendam yang membara, tepat sehari sebelum pedang menyentuh lehernya. Alih-alih mati, Irene justru terbangun di masa lalu, saat usianya delapan belas tahun, tepat sehari sebelum upacara pendewasaannya digelar. Tekad Irene untuk membalaskan dendam sangat kuat. Kali ini ia tidak akan menjadi pion, melainkan pemain utama dalam permainan yang telah menghancurkan hidupnya.
Fantasi
954 viewsOn hold
Read
Add to library
Kesempatan Kedua:Kebangkitan Istri CEO yang Terlahir Kembali

Kesempatan Kedua:Kebangkitan Istri CEO yang Terlahir Kembali

Terlahir kembali, membuat hidup Elena Mauren berubah 180°. Di kehidupan sebelumnya, ia telah mencintai pria yang salah bernama Lucas dan menyia-nyiakan Arion Dominicーsuaminya. Di kehidupan sekarang, Elena akan mengubah takdirnya. Ia akan melindungi keluarganya dan mengejar cinta suaminya. Lucas datang dan bertanya, “Mengapa kau tiba-tiba berubah?” Elena bergelayut manja di lengan suaminya dan berseru, “Menjauhlah, Lucas! Aku ini bibi mu dan dia adalah Pamanmu sekaligus Suami tercintaku." IG : @Sunny_Dhemiree
Romansa
1042.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Saat usia kehamilanku sembilan bulan, aku sudah ada di penghujung masa kehamilan, tubuhku terasa berat dengan bayi yang bisa lahir kapan saja. Tapi suamiku, Alexander Santoso, wakil kepala keluarga, justru mengurungku. Dia menahanku di sebuah ruang medis bawah tanah yang dingin dan steril, lalu menyuntikkan obat penahan kontraksi. Saat aku berteriak kesakitan, dia menatapku dengan dingin dan berkata aku harus menahannya. Karena pada saat yang sama, istri almarhum kakaknya, Elisa juga diperkirakan akan melahirkan. Sebuah sumpah darah yang pernah dia buat dengan mendiang kakaknya menyatakan bahwa anak laki-laki sulung akan mewarisi wilayah keluarga di Teluk Barat Jaya yang begitu menguntungkan. "Warisan itu milik anak Elisa," katanya. "Davin sudah tiada, dia benar-benar sendirian dan tak punya apa-apa. Seluruh cintaku tetap untukmu, Alana. Aku hanya butuh dia melahirkan dengan selamat. Setelah itu, barulah giliranmu." Obat itu membuat tubuhku terus-menerus tersiksa. Aku memohon padanya untuk membawaku ke rumah sakit. Dia justru mencekik leherku, memaksaku menatap mata dinginnya. "Berhenti berpura-pura! Aku tahu kau baik-baik saja. Kau cuma berusaha merebut warisan itu." "Untuk mendahului Elisa, kau rela melakukan apa saja." Wajahku pucat, tubuhku bergetar hebat. Dengan sisa tenaga, aku berbisik lirih, "Bayinya akan lahir... aku tidak peduli soal warisan. Aku hanya mencintaimu, dan aku ingin anak kita lahir dengan selamat!" Dia mencibir. "Kalau kau memang sesuci itu, kalau kau benar mencintaiku, kau tak akan pernah memaksa Elisa menandatangani perjanjian pranikah yang membuat anaknya kehilangan hak warisan." "Jangan khawatir, aku akan kembali padamu setelah dia melahirkan. Bagaimanapun, kau mengandung darah dagingku." Sepanjang malam, dia berjaga di depan ruang bersalin Elisa. Baru setelah melihat bayi itu di pelukan Elisa, dia teringat padaku. Dia akhirnya menyuruh tangan kanannya, Raka untuk membebaskanku. Tapi ketika Raka menelepon, suaranya gemetar. "Bos... nyonya dan bayinya... mereka sudah tidak ada." Di saat itu juga, Alexander hancur.
Short Story · Mafia
56.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Di tengah jamuan makan malam keluarga, aku baru mengetahui fakta pahit bahwa sahabat masa kecilku, lelaki yang seharusnya tumbuh besar bersamaku, telah melepaskan peluang emas untuk naik pangkat di Distrik Militer Utara demi sepupuku, Ajeng Hidayat. "Nilai ujian Ajeng hanya cukup untuk masuk universitas lokal. Kebetulan kondisi kesehatan Bibi juga sedang menurun, jadi aku sudah membantu mengubah data pendaftaranmu. Kita semua akan tetap tinggal di sini," ucapnya santai. Ibuku pun menimpali dengan nada yang sama mendesaknya, "Benar, Nak. Ibu sudah berjanji pada pamanmu untuk menjaga Ajeng, jadi kamu juga harus membantu Ibu merawatnya. Lupakan saja soal kampus papan atas itu, nggak ada gunanya. Toh, nanti setelah menikah dengan Rangga, kamu juga akan ikut dia bertugas." Belum sempat aku mengeluarkan sepatah kata pun, mata Ajeng mulai berkaca-kaca. Air matanya jatuh dengan begitu dramatis. "Semua ini salahku yang nggak berguna. Ayah dan Ibu sudah tiada, sekarang aku malah membebani Kakak sampai dia nggak bisa kuliah di universitas impiannya. Sebaiknya kalian pergi saja, aku bisa menjaga diriku sendiri." Begitu air mata itu jatuh, Rangga dan ibuku langsung panik. Mereka sibuk menghibur dan menenangkannya seolah dialah pusat semesta. Tanpa suara, aku bangkit dan kembali ke kamar. Di detik terakhir sebelum batas waktu pendaftaran ditutup, aku mengubah kembali pilihan Universitas Adiwangsa. Sejujurnya, keinginanku ke sana bukan hanya agar bisa dekat dengan Rangga. Dulu, aku hanya ingin melewati setiap hal bersamanya. Berjalan beriringan di bawah satu payung hingga rintiknya membasahi rambut kami yang memutih oleh usia, sebuah janji untuk menua bersama. Akan tetapi, sekarang, siapa pun yang berdiri di sampingku saat hujan turun tak lagi jadi masalah. Hanya tempat itu yang tetap harus kudatangi.
Short Story · Romansa
1.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Persalinan yang Terpaksa Ditunda

Persalinan yang Terpaksa Ditunda

Ketika kandunganku menginjak sembilan bulan dan hampir siap melahirkan, suamiku, Arga Baskara, justru memerintahkan orang mengunciku di gudang bawah tanah dan menyuruhku menahan agar bayi itu tidak lahir. Karena istri almarhum kakaknya, Indri Magani, juga diperkirakan akan melahirkan hari ini. Arga pernah berjanji pada kakaknya bahwa anak pertama yang lahir dalam Keluarga Baskara akan dididik sebagai penerus dan menerima warisan keluarga. "Anak Indri harus lahir lebih dulu," kata Arga dengan tenang. "Dia kehilangan suaminya dan nggak punya apa-apa. Sementara kamu sudah memiliki semua cintaku, memberikan harta kepada anaknya adalah hal yang seharusnya." Kontraksi membuatku kesakitan sampai berguling-guling, aku menangis memohon padanya untuk membawaku ke rumah sakit. Arga mengusap air mataku dengan lembut, suaranya rendah dan mengandung bahaya. "Jangan berpura-pura! Aku sudah lama tahu kamu sama sekali nggak mencintaiku. Satu-satunya yang kamu pedulikan adalah kekayaan dan kedudukan." "Kamu sengaja mau melahirkan prematur hanya untuk merebut hak keponakanku... Bagaimana bisa kamu begitu kejam?" Wajahku pucat dan seluruh tubuhku gemetar. Aku berkata dengan suara pelan, "Aku nggak bisa mengendalikan kapan anak ini akan lahir, kelahiran prematur hanyalah kebetulan! Aku bersumpah, aku nggak peduli sama harta, aku hanya mencintaimu!" Arga tertawa sinis. "Kalau kamu mencintaiku, kamu nggak akan memaksa Indri menandatangani kontrak untuk melepaskan hak waris untuk anaknya. Oke, setelah dia melahirkan, aku akan kembali menemuimu. Bagaimanapun juga, yang ada di perutmu adalah darah dagingku sendiri." Arga menunggu di luar ruang bersalin Indri. Setelah melihat bayi yang baru lahir itu, barulah dia teringat padaku. Dia menyuruh sekretaris menjemputku ke rumah sakit, tetapi sekretaris itu dengan suara gemetar berkata, "Nyonya... dan bayinya... sudah meninggal..." Pada saat itu, Arga menjadi gila.
Short Story · Romansa
37.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Identitas Rahasia Mantan Istri Terbuang

Identitas Rahasia Mantan Istri Terbuang

Mereka memergoki tunanganku bersama adikku pada malam pesta pertunangan kami. Mereka terlihat bermesraan di sebuah gudang penyimpanan anggur. Nama keluargaku tercoreng. Kami menjadi bahan tertawaan di seluruh keluarga mafia Kota Lilagos. Lalu, datanglah Mario Lukas. Dia melamarku di depan semua keluarga, menyelamatkan kehormatanku dan membentuk aliansi yang jauh lebih kuat. Selama empat tahun, dia selalu memperlakukanku dengan istimewa. Namun, cedera lama membuatnya tidak mampu memiliki ahli waris. Tahun ini, melalui dokter pribadi keluarga, aku akhirnya bisa hamil. Setelah itu, pengabdiannya semakin sempurna. Aku pikir pria yang berkuasa itu adalah penyelamatku. Satu-satunya pelindungku. Sampai aku mendengarnya saat berbicara dengan asistennya. “Bos, Hana sangat mencintaimu. Bagaimana kau tega melakukan ini? Kau menyuruh dokter menukar botol itu, menjadikan Hana sebagai ibu pengganti untuk ahli waris Keluarga Kayana. Hanya karena Ruri tidak sanggup menahan sakit? Anak ini akan lahir dalam dua bulan. Apa rencanamu?” Dia terdiam sejenak. Saat berbicara, suaranya sedingin es. "Saat anak itu lahir, dia akan jadi anak Ruri. Itu satu-satunya hal yang bisa menjamin masa depannya bersama Keluarga Kayana." "Sementara Hana?" "Aku akan memberitahunya bahwa bayi itu tidak selamat." "Dia tetap akan menjadi istri Mario Lukas, dan memiliki semua yang dia inginkan." Ternyata begitulah kenyataannya. Pelindungku yang hebat. Semuanya … ternyata demi wanita lain. Garis keturunan yang tercemar ini .... Aku tidak ingin dia berada di dalam rahimku. Mengenai pernikahan palsu ini, aku sudah menyerah.
Short Story · Mafia
2.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Bebas dari Belenggu Suami Parasit

Bebas dari Belenggu Suami Parasit

Sahabat wanita suamiku memutuskan untuk tinggal bersama kami saat dia tahu kami akan pindah ke rumah baru. Aku keberatan, namun suamiku langsung menyetujuinya. Tidak hanya itu, dia bahkan memberikan kamar anak peremuan kami kepada wanita itu dan anaknya, lalu menyuruh putriku pindah ke gudang. Aku tidak terima, namun dia bilang, “Jangan salah paham! Dewi hanya sahabat baikku, anaknya sudah kuanggap seperti anak kandungku, wajar ‘kan kalau aku pengen mereka tinggal di kamar yang lebih layak?” Aku tetap tidak setuju, sehingga suamiku dan keluarganya menyalahkanku dan bilang aku egois. Akhirnya, aku memutuskan untuk meninggalkan rumah itu bersama anak perempuanku. Saat itulah mereka panik dan sadar kalau mereka butuh aku.
Short Story · Realistis
6.0K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
7891011
...
43
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status