Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Touch You

Touch You

kilahnya pada Xena. Xena mengangguk ringan. "Luis pelakunya bukan?" tanya wanita itu tiba-tiba. Sukses membaut Alexa diam dan mematung. Tak ada ekspresi apapun di atas wajahnya saat ini. Ia hanya menatap datar pada Xena. Bukan, bukannya tak punya emosi. Inilah Sherina Alexander Lansonia di mata Xena. Bahkan saat memberikan kesaksian untuk hilangnya Mate Xavier kala itu, Alexa bisa menangis dengan menggunakan topeng yang ia pakai sampai saat ini. Segala ekspresi dan perasaan nyata ia pendam dalam-dalam. Tak boleh ada satu pun orang yang bisa tahu dan membaca emosi itu. Raut wajah Alexa tak pernah asli dan tak patut untuk dipercaya.
9.935.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai a-x-l
Tampilkan Ulasan (82)
Baca
+Pustaka
Utsukushii-San
Wah gila, aku langsung hanyut sama sifat ambis Alexa, jadi pen gitu juga😂 Ah canda ah😂 Yang lebih penting, penggambaran lewat narasinya keren, Thor! Berasa lagi ada di tempat mewah beneran aku😂 Semangat lanjutinnya!
Authoring
Kalo sepuluh atau seratus star, bakalan Audi kasih, kak. Jujur, dari awal blurb itu emosi banget. Kena feelingnya sampe ke pembaca sama penulisnya😚😆 Dan juga narasinya cantik bangettttt. Audi syukaaaaa sama ceritanya. Semangat, kak.
Baca Semua Ulasan
Budak Kesayangan Sang Tiran

Budak Kesayangan Sang Tiran

sahut Xylas. ***
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai a-x-l
Baca
+Pustaka
AIRÉLLE : Puzzle of Fantasy World

AIRÉLLE : Puzzle of Fantasy World

𝗔𝘂𝗿𝗼𝗿𝗮 𝗕𝗲𝗹𝗹𝗶𝗻𝗲 : | ﹫𝘼𝙭𝙩𝙤𝙣𝙞𝙤 𝙂𝙚𝙧𝙖𝙡𝙙 I— even we are waiting for your sweet words and wishes🤭 𝗖𝗵𝗲𝗹𝘀𝗲𝗮 𝗥𝗼𝘅𝗲𝗻𝗮 : | Aww thank u bb ﹫𝙇𝙖𝙪𝙧𝙖 𝙈𝙚𝙜𝙖𝙬𝙚𝙡𝙭 ﹫𝘿𝙤𝙣𝙣𝙖 𝙃𝙖𝙙𝙚𝙚𝙙 | Axton might be busy right now, that's okay ﹫𝘼𝙪𝙧𝙤 𝙧𝙖 𝘽𝙚𝙡𝙡𝙞𝙣𝙚
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai a-x-l
Baca
+Pustaka
Bisikan Dosa

Bisikan Dosa

seru sebuah suara yang sangat familiar. Axel sudah di sana. Ia mengenakan kemeja pantai bermotif abstrak yang kancingnya terbuka lebar, memperlihatkan tato kecil di dadanya dan kalung perak yang berkilau. Ia duduk bersandar dengan kaki terangkat di atas meja, benar-benar urakan. Tanpa menoleh sedikit pun pada Nero—seolah kakaknya itu hanya udara kosong—Axel langsung melompat berdiri dan menyambar tangan Alana yang bebas dari genggaman Nero.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai a-x-l
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status