Membaca 'Act of Money' itu seperti menyelam ke dalam labyrinth psikologi manusia yang terjepit di antara moral dan kebutuhan. Novel ini bercerita tentang seorang karyawan biasa yang terlibat skema pencucian uang setelah terdesak utang, lalu perlahan kehilangan batas antara survival dan keserakahan. Yang menarik, penulis tidak hanya fokus pada ketegangan kriminalnya, tapi juga menggali dampak psikologis pada keluarga protagonist—bagaimana anak perempuannya mulai mencurigai perubahan sikap ayahnya melalui hal kecil seperti kebiasaan belanja.
Dibanding cerita sejenis, novel ini unik karena memakai sudut pandang bergantian antara si pelaku, istri yang mulai sadar ada yang tidak beres, dan detektif yang mengejarnya. Adegan di minimarket ketika protagonist panik menolak struk belanja karena takut meninggalkan jejak benar-benar membuatku merinding!