Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gelora berbahaya Kakak

Gelora berbahaya Kakak

"Aku sudah menunggu dari satu jam tadi, apakah Alex mempermainkanku?!" Dia adalah Lily Charoline, gadis cantik dan lekuk tubuh indah, apalagi matanya berwarna coklat hazel. Kekesalan itu semakin nampak ketika seseorang tiba-tiba memeluknya dari belakang. Dia reflek berdiri, ingin memukul orang itu karena telah lancang. Tapi begitu melihat wajahnya, dia langsung tersenyum. "Lila sayang, kenapa kau menghindariku?" Alex membalas senyum Lila. “Aku bukan orang asing. Aku Alex, kekasihmu. Kenapa kau ingin memukulku?”
105.7K viewsOngoingAdded to Library 182 Times as alix
Read
+Library
Selìni

Selìni

Jika tadi gadis itu tertawa kecil, kali ini oktaf suaranya naik, tawanya kencang, "Aku tidak akan menyusahkanmu, Calum." "Namamu." "Apa?" "Aku sudah mengatakan namaku, sekarang giliranmu." "Eleanor, tanpa marga atau nama bawaan." Calum mengangguk paham, beranjak merapikan sisa bara api agar lebih kecil. Ia memutuskan untuk istirahat agar lukanya saat berkelahi dengan Elea beberapa waktu lalu bisa lebih cepat membaik. Lagipula ia memang lelah, menunggui perangkap miliknya agar menangkap sesuatu sampai berhari-hari. Calum sudah kurang tidur.
966 viewsOngoingAdded to Library 36 Times as alix
Read
+Library
Camelia

Camelia

Arimbi rasa julukan buat Aksa bukan bodoh lagi, tetapi idiot menahun. Kalau Aksa itu idiot menahun, apa kabar dirinya ya? Arimbi menggeleng-gelengkan kepala. Mengusir bayangan-bayangan bodohnya sendiri yang selalu berusaha mengejar Aksa tanpa si empunya hati menyadari. "Eh, itu ada Axel Delacroix Adam dan dayang ganteng nya, Erick. Saolohhh itu tatoo seksih amir ya? Jadi pengen ngelus-ngelus perutnya."
1031.7K viewsCompletedAdded to Library 918 Times as alix
Read
+Library
DAISY

DAISY

Tidak peduli bagaimana tema yang disiapkan Mama, Daisy hanya ingin berkumpul dengan kedua orang tuanya yang selalu sibuk bekerja. *** Seminggu kemudian... Eve mengarahkan ponselnya pada wajah Daisy yang terlihat murung. “Lihat Austin, sahabatku sejak tadi tidak bersuara sama sekali. Lemas seperti belum sarapan saja.” Daisy menatap layar ponsel Eve yang menampilkan wajah bangun tidur Austin—kekasih sahabatnya. Lelaki dengan balutan kaus oblong hitam itu menunjukkan deretan giginya yang rapi. “Selamat atas kelulusanmu Daisy, kau cantik sekali memakai topi wisuda itu.”
105.8K viewsOngoingAdded to Library 204 Times as alix
Read
+Library
Aksa!

Aksa!

tanya Pitaloka. "Iya," jawab Aksa sambil melangkahkan kakinya lagi. "Bintang apa yang lo suka?" "Alpheratz." "Hm ... Gua lebih suka Spica." "Saya juga suka sama bintang Spica." "Apa lagi yang lo suka?" "Senyuman Anda," gumam Aksa dengan pelan.
109.6K viewsCompletedAdded to Library 385 Times as alix
Read
+Library
Raina

Raina

“Gue balik ya. Kalau ada apa-apa chat aja gue.” “Siap!” Aku mengacungkan jempolku ke atas. Selepas Ghina pulang, ponselku nyala. Nama Biji Selasih tertera pada layar. “Hallo...” sapaku. “Hai, calon istri,” sahut Galih dengan ceria. “Mau ngapain pagi-pagi telpon? Gue sibuk nih,” ujarku jutek. “Judes amat sih, honey? Lo udah di Cafe?”
109.9K viewsOngoingAdded to Library 208 Times as alix
Read
+Library
Kisah Cinta Aliciya

Kisah Cinta Aliciya

Bima keluar wilayah makam dengan perasaan kacau, beberapa kali dia mencoba menghubungi Aliciya, namun ponselnya tidak aktif juga sampai sekarang. Bima mengunjungi beberapa tempat yang sering dikunjungi Aliciya, hasilnya sama Aliciya tidak ditemukan. Setahu Bima, Aliciya tidak punya teman dekat setelah menikah. Hanya ada Winda, tetapi sahabat satu-satunya Aliciya itu sekarang sedang kuliah di luar negeri. Tidak mungkin Aliciya mengunjungi Winda, tidak pamit lagi.
103.8K viewsOn holdAdded to Library 95 Times as alix
Read
+Library
Gina

Gina

Danan mengusap wajahnya dengan kedua tangannya, merasa frustasi. “Jovi!” Suara Aksa terdengar, anak itu datang dengan nafas terengah masuk kedalam kantor konseling. Jovi bereaksi, dia turun dari pangkuan Marva dan berlari ke arah kakak laki-lakinya.
102.4K viewsOn holdAdded to Library 65 Times as alix
Read
+Library
Ranjang Panas Istri Kontrak sang Alpha

Ranjang Panas Istri Kontrak sang Alpha

“Dingin... jangan lepaskan...” “Aku di sini, Ayla. Aku tidak akan melepaskanmu,” bisik Xavier. Ia mengunci tubuh Ayla dengan lengannya yang kekar, membiarkan energi Alpha-nya mengalir masuk seperti aliran sungai es yang mencoba memadamkan kebakaran hutan. “Kenapa... kenapa harus sesakit ini?” tanya Ayla dengan air mata yang menguap sebelum sempat jatuh ke pipinya. “Apa ini harga yang harus kubayar karena menjadi Luna?”
102.1K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as alix
Read
+Library
ANATASYA

ANATASYA

tanya Aurel kepada Rendra. "Baru pulang. Lo?" "Biasalah." jawab Aurel, gadis itu tersenyum manis. Rendra hanya mengangguk. Aurelia Rafasya, gadis cantik yang memiliki lesung Pipit di pipi sebelah kanan. Gadis keturunan bule ini teman dekatnya Rendra di sekolah lamanya. Mereka sangat dekat, sampai-sampai ada yang beranggapan kalo mereka menjalin hubungan. Padahal tidak. Mungkin hanya Rendra yang tidak menganggap lebih hubungan dirinya dengan Aurel. Tapi Aurel yang berharap lebih kepada Rendra.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as alix
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status