Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku
Dengungan pening yang membuat pandanganku berputar.
Aku mencoba berdiri, berpegangan pada pinggiran wastafel marmer.
Aroma reed diffuser berwangi ylang-ylang dan sandalwood yang biasanya menenangkan, tiba-tiba menusuk hidungku. Baunya terasa tajam, manis, dan... menjijikkan.
Rasanya seperti mencium parfum yang disemprotkan ke daging busuk.
"Huek!"
Perutku berkontraksi hebat. Tanpa peringatan, isi lambungku mendesak naik.