Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Ia menghampiri dan meraih tangan Riri untuk mendekat padanya. "Ugh!" Riri mengernyit dan menutup hidung serta mulutnya menggunakan tangan. "Kamu bau banget! Kamu tadi mandi nggak, sih?" tanya Riri masih dengan satu tangan yang menutupi hidung dan mulutnya, sedangkan satu tangan yang lainnya memegangi perutnya. Menahan rasa mual. "Bau apaan? Aku udah mandi, kok. Aku juga udah pake parfum." Haikal kebingungan.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai agar hidung bisa mencium bau lagi
Baca
+Pustaka
Pacar Toxic

Pacar Toxic

Biasalah suami istri, sebesar apapun masalahnya, kalau sudah menyatu habis perkara. "Nggak mau, kamu bau, Mas!" Dia menutup hidungnya dengan menarik piama yang dia pakai. Ini nih, tambah satu lagi keanehan Luluk. Makin kesini dia makin sulit dicumbu, sekalinya mau dia akan tutup hidung dengan kain. Padahal aku sudah mandi, pakai minyak wangi, sikat gigi dan tak lupa pakai mouth wash, sebelum meminta hakku. Tapi dia selalu bilang aku ini bau. Kan, aneh.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai agar hidung bisa mencium bau lagi
Baca
+Pustaka
Lahir Kembali Kemasa Aku Harus Membalas Cintanya

Lahir Kembali Kemasa Aku Harus Membalas Cintanya

Namun, sepertinya dia terlalu mabuk, mungkin tidak bisa mandi. "Orang ini, tidur dengan keadaan seperti ini? Benar-benar bau!" dia menutup hidungnya dengan jijik. Indra penciumannya sangat sensitif, terutama terhadap bau alkohol dan tembakau. Dia merasa campuran bau itu sangat bau. Di masa lalu, ketika ayahnya, Hendra, pergi ke perjamuan bisnis, dia pulang penuh dengan bau alkohol dan tembakau. Karena itu dia menghindar sejauh mungkin.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai agar hidung bisa mencium bau lagi
Baca
+Pustaka
Dikeluarkan Dari Grup Ibu PKK

Dikeluarkan Dari Grup Ibu PKK

"Ini bau apaan sih, Mas?" Bu Susi menutup hidung. "Gak ada yang bau, Bu Susi salah cium kali." Mas sayur melihat kanan kiri, awas mencari bau yang Bu Susi maksud. Namun tetap saja tak ia temukan. "Bau bangkai, kalian gak cium apa?" Bu Susi menutup hidung. "Perasaan Bu Susi saja kali. Orang kita gak cium apa-apa kok. Gak usah ngadi-ngadi, Bu."
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai agar hidung bisa mencium bau lagi
Baca
+Pustaka
Istri yang Terabaikan

Istri yang Terabaikan

“Hush! Menjauh! Aira lagi hamil, dia alergi sama bencong!” “Eh, gak ngaca? yang bau siapa?” sindir hamid pada Andin. Andin mengangkat kedua lengannya, mencium ketiaknya sendiri, lalu nyengir kuda karena ternyata memang benar aromanya tidak karuan akibat seharian memasak. “Tuh kan bener. Aira, tutup hidung! Nanti kamu muntah lagi,” kata Hamid dramatis sambil menarik Aira ke sisinya.
1018.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai agar hidung bisa mencium bau lagi
Baca
+Pustaka
Suami yang kukira cupu ternyata suhu.

Suami yang kukira cupu ternyata suhu.

Mas Galuh mengusap kepalaku lembut. “Sudah jangan dipikirkan, coba kamu cium lagi, baunya sudah nggak ada lagi kan? Mungkin parfum yang dipakai orang itu parfum mahal, makanya bisa tertinggal," Jelasnya lagi menyakinkanku.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai agar hidung bisa mencium bau lagi
Baca
+Pustaka
2.59

2.59

Hidung Revan mencium bau amis. "Bau apa ini? Kenapa seperti bau amis darah?" ucapnya dengan memastikan bahwa penciumannya tidak salah. Kembali Revan mengambil segayung air dan meraupkannya pada wajahnya, berharap bau amis itu akan hilang ketika Revan mengguyurkan air ke wajahnya sendiri. "Kenapa bau amisnya semakin terasa?" pikir Revan bingung. Karena keadaan kamar mandi yang gelap, jadi Revan tidak bisa melihat apa yang sedang terjadi.
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 584 kali sebagai agar hidung bisa mencium bau lagi
Baca
+Pustaka
Noda Merah Malam Pertama

Noda Merah Malam Pertama

"Kenapa kamu menutup hidung? Apakah ada bau yang aneh di rumah ini?" "Aduh, maaf, Ma." Perempuan itu baru tersadar. Dia melepaskan tangan dari hidungnya. "Aku tadi kebawa dari mobil, Ma. Aku tak tahan mencium bau parfum mobil." "Tumben? Memangnya Ravin ganti parfum?" "Tidak, Ma. Parfumnya masih sama seperti sebelumnya. Hanya saja belakangan ini hidungku sensitif mencium bau-bauan."
9.868.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai agar hidung bisa mencium bau lagi
Baca
+Pustaka
Masakanku Tak Lagi Dimakan

Masakanku Tak Lagi Dimakan

Wanita itu melakukan hal yang sama denganku untuk mengurangi bau yang tidak enak itu masuk ke dalam rongga hidungnya. "Tadi Bapak buru-buru karena sudah terlambat, jadi tidak sempat memperhatikan. Kalau bau sih, memang sudah ada. Bapak kira berasal dari got di depan sana." Pak Majid mengibaskan telapak tangannya di depan wajahnya. "Siapa sih yang tega melakukan ini, Bu? Perasaan kita tidak punya musuh," tanya Bu Ita sambil mendekat ke arahku.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai agar hidung bisa mencium bau lagi
Baca
+Pustaka
Kembalinya Putri yang Terbuang

Kembalinya Putri yang Terbuang

"Ehem." Aku mendongak dan seketika itu juga tubuhku mematung. Hidungku mencium bau yang sangat kuhafal. Black Dacros. Bau ini tidak ada di dunia manusia. Jika mereka bisa mencium bau Black Dacros, mereka akan mabuk saat itu juga karena bau mereka sungguh wangi dan menggairahkan.
9.99.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai agar hidung bisa mencium bau lagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status