Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MASTER ALKEMIS

MASTER ALKEMIS

Efek seperti ini, bagi praktisi bela diri tingkat rendah, hampir bisa disebut pil dewa! “Lulus, tentu saja lulus! Putra Keajaiban adalah seorang alkemis luar biasa! Atas nama Pertemuan Alkimia, orang tua ini menyambut partisipasi Anda! Kehadiran Anda pasti akan membuat kompetisi kali ini jauh lebih menarik!” Setelah sadar, alkemis tua itu buru-buru berkata. Kalau Qin Fan tidak layak disebut alkemis, lalu siapa yang pantas?
9.960.6K viewsOn holdAdded to Library 2.3K Times as aldrich ames
Read
+Library
Alverez

Alverez

“Dan itu bukan Calvin. Bukan Dimas. Tapi… sesuatu yang lebih besar.” Adrian menoleh dengan pandangan tajam. “Alverez.” Seketika suasana menjadi hening. Nama itu, yang selama ini hanya muncul sebagai bisikan samar dalam dokumen, jejak keuangan misterius, dan saksi-saksi yang menghilang, kini disebutkan dengan jelas untuk pertama kalinya. “Alverez?” tanya Alan dengan dahi berkerut. “Bukankah itu—”
1.0K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as aldrich ames
Read
+Library
KRAMLER

KRAMLER

"Tapi, lebih memalukan lagi, perutmu bisa berbunyi saat sedang bertarung melawan honum. Kau bisa ditertawakan oleh honum nanti. Seperti yang dialami Alana di Nortengart." Usai mengatakan itu Marwen tertawa seperti orang gila. Melihat Marwen tertawa begitu rupa, Homer ikutan tertawa. Keduanya terus tertawa dan tertawa hingga mata mereka berair. "Lebih memalukan mana dengan perut mulas saat sedang melawan honum?" ucap Alana dengan nada sinis. Ia menyindir kelakuan Marwen tiga bulan lalu. Saat sedang menghadapi honum, tiba-tiba saja pria yang sering mengaku sebagai lulusan terbaik Akademi Kramler di angkatannya itu berlari ke semak-semak terdekat untuk buang air besar, meninggalkan ketiga anggo
2.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as aldrich ames
Read
+Library
ALKEMIS TERAKHIR

ALKEMIS TERAKHIR

“Aku sendiri yang mengembangkannya. Sayangnya, aku tak lagi mampu membuat pil itu sendiri.” Raja Aldrian, yang masih terbaring lemah namun penuh perhatian pada percakapan mereka, tersenyum tipis. “Aku mengenalmu, Asmar. Kau adalah alkemis terhebat dari Arzan. Aku bahkan mengingatmu dan Suma dengan jelas.” Asmar menundukkan kepala sedikit sebagai tanda hormat. “Saya merasa tersanjung, Yang Mulia. Ternyata Raja dari Arventia masih mengingat saya.”
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 299 Times as aldrich ames
Read
+Library
Dara Ameera

Dara Ameera

Siapa yang menyangka jika mereka berdua bekerja untuk Danu Alfarez. "Salsa, kemari! Kau harus lihat, siapa yang datang mengantarkan pesanan makanan Pak CEO!" seru Andrea dengan sedikit lantang. "Oh lihat, bukankah ini adalah Tuan putri Dara Ameera yang terhormat itu?" ejek Salsa kemudian, dengan wajah yang menatap Dara dengan jijik.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 273 Times as aldrich ames
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status