Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Gapai Mimpi di Usia Senja

Gapai Mimpi di Usia Senja

Hari itu adalah perayaan ulang tahun Ryan ke-70 tahun. Aku baru pulang dari stasiun kereta api di tengah hujan lebat. Sesampainya di depan pintu rumah, aku menemukan pintu rumah terkunci. Ketika mendengar suaraku, tetangga seberang rumah berkata dengan ekspresi bingung, "Tante Elita, kenapa Tante pulang? Om Ryan hari ini menikah, dia dan istrinya sekarang masih menginap di hotel!" Aku tertegun. 'Menikah?' Aku cerai dengan Ryan sebulan lalu. Namun, Ryan memberitahuku bahwa sahamnya rugi banyak dan memiliki utang. Agar tidak memengaruhiku, dia menceraikanku tanpa pisah rumah. Dengan dalih menghindari penagih utang, putraku mengantarku ke rumah lama dan memintaku tinggal di sana selama satu bulan. Ternyata sekarang Ryan sudah menikah lagi?
7.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 189 Vezes como amalan pembuka pintu rezeki
Ler
+Biblioteca
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

"Hai." Seorang wanita cantik menyapaku ramah dengan melempar senyum manis saat pintu kubuka. Aku hanya membalasnya dengan senyuman tipis yang dipaksa. Wanita itu masih memandangku ramah dengan sesekali mencari celah ke arah belakangku seperti sedang mencari seseorang. "Boleh masuk?" tanyanya kemudian karena aku masih berdiri di depannya. Belum mempersilakannya masuk. Sengaja. Aku juga masih memegang erat sisi tepi daun pintu agar tidak terbuka lebar. Inginku pintu ini segera menutup dan mencegah wanita ini masuk ke dalam rumah. "Bisakah tidak datang hari ini? Kami ada acara keluarga," ujarku tanpa basa-basi melontarkan pertanyaan itu padanya. Berharap wanita di depanku ini mengerti dan memutuskan pergi. Ini untuk pertama kalinya aku memberanikan diri menolak kedatangannya. "Oh ya, hm … ada acara keluarga? Surya tidak bilang. Acara apa? Boleh ikut?" Mataku terbelalak kaget tak percaya mendengar wanita yang tidak kuinginkan kehadirannya ini bertanya demikian? Ikut katanya? Mataku awas menengok ke arah belakangku, memastikan seseorang yang berada di dalam sana tidak mengetahui siapa yang bertamu saat ini. Aku baru tahu ada makhluk yang tanpa malu seperti dia hidup di muka bumi ini. bukankah memintanya tidak datang ke rumahku saat ini adalah sebuah pengusiran? kenapa dia tidak peka?
1028.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 741 Vezes como amalan pembuka pintu rezeki
Ler
+Biblioteca
Nikah Kontrak Ketika Hamil

Nikah Kontrak Ketika Hamil

Suara ketukan pintu yang tiada henti berbunyi membuat seorang wanita dengan daster dan rambut acak-acakan itu terpaksa membukanya, namun saat iris coklat itu menangkap sosok lelaki dengan stelan jas hitam, dan tentu saja mata itu semakin membulat kala melihat lekuk wajah yang membuat ia kembali mengingat kejadian malam itu. Mlathi kembali menutup pintu dengan cepat, sebisa mungkin agar lelaki brengsek itu tidak bisa masuk. Namun, wanita dengan kondisi yang sudah mengenaskan itu ternyata kalah cepat. Eric yang tentu memiliki tenaga yang lebih besar, hingga bisa menahan pintu itu agar tidak tertutup. "Hey, aku hanya ingin berbicara padamu mengenai malam itu," sahut Eric sembari terus berusaha menahan pintu berwarna coklat yang telah mulai lapuk. "Tidak ada yang perlu dibicarakan! Aku hanya ingin kau pergi dan jangan ganggu hidupku!" teriak Mlathi terisak. "Tidak bisa! Aku tidak bisa tenang jika aku belum melihat keadaanmu!" ucap Eric keras kepala dan tidak menyerah sebelum ia berbicara empat mata dengan wanita itu. "Kau-" Mlathi menghentikan ucapannya saat ia merasa mual pada perutnya. Tanpa berfikir panjang lagi ia segera pergi ke kamar mandi dan tidak lagi peduli dengan keberadaan Eric. Eric sedikit terkejut ketika melihat apa yang terjadi di depannya, takut jika apa yang ia pikirkan itu terjadi. Dengan perasaan tidak menentu, lelaki dengan rahang tegas itu segera melangkahkan kakinya lebar untuk melihat kondisi wanita yang mampu membuat ia beberapa hari ini tidak bisa tidur dengan tenang. "Apa kau hamil?"
1027.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 664 Vezes como amalan pembuka pintu rezeki
Ler
+Biblioteca
Sentuhan Nakal Presdir Cantik

Sentuhan Nakal Presdir Cantik

Blacksugar
"Pakai kembali bajumu, Adel," suruhnya sedikit menggeram. "Tidak. Aku suka kalau kamu sentuh. Ayo, tolong dilanjutkan!" Berkali-kali menggeleng, akan tetapi akal sehatnya pun perlahan musnah. Pria itu kini dikendalikan oleh hasrat. Matanya berubah sayu dan sarat akan nafsu. Dalam hitungan detik, pakaiannya berserakan di mana-mana. Adel hanya tertawa dan terus meracau tidak jelas karena masih dalam pengaruh minuman keras. "Apa kau serius?" Suara itu terdengar serak dan semakin berat. "Lakukan saja. Aku bosan... mari bersenang-senang!" Anggukan dari Adel menjadi pembuka manis permainan mereka. Pria dengan tubuh atletis itu mulai melucuti satu persatu pakaian Adel dan hanya dibalas tawa ringan oleh gadis itu. Sungguh, dia sudah dikendalikan setan. "Maaf, aku akan melakukannya sekarang," bisiknya. Adel yang masih sangat mabuk hanya tertawa ringan sambil membelai wajah pria itu. Perjodohan membuat Adel putus asa hingga berakhir menyerahkan takhta tertinggi yang selama ini ia jaga. Namun, kecerobohannya tak terelakkan. Akibat hubungan cinta satu malam itu, Adel hamil. Ia sama sekali tidak mengenal siapa pria itu. Adel berpikir... satu-satunya jalan keluar adalah dengan cara menggugurkan kandungannya. Atau... masihkah ada pilihan lain untuknya?
102.9K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 60 Vezes como amalan pembuka pintu rezeki
Ler
+Biblioteca
Sentuhan Malam Tante Tersayang

Sentuhan Malam Tante Tersayang

"Aldo, kamu punya film dewasa nggak? Malam ini aku kesepian banget sampai rasanya tersiksa." Tengah malam itu, tante mendorong pintu kamar tidurku. Dia mengenakan pakaian dalam seksi yang memamerkan lekuk tubuh padat dan kulit putih mulusnya. Aku yang sedang memakai stokingnya untuk memuaskan diri langsung kaget, lalu segera menutupi tubuh menggunakan selimut. "Tante, kok masuk nggak ketuk pintu dulu sih?" Wajahnya memerah. "Aku gatal nggak karuan, om kamu yang payah itu sama sekali nggak bisa muasin aku." "Cepat cariin aku beberapa film yang lebih merangsang, aku mau beresin sendiri." Aku meraba milikku yang sudah mengeras, lalu menjawab sambil terkekeh, "Gimana kalau aku aja yang bantu nyelesain?"
2.8K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 86 Vezes como amalan pembuka pintu rezeki
Ler
+Biblioteca
Menjadi Kekasih Bayaran Pak Dosen Dingin

Menjadi Kekasih Bayaran Pak Dosen Dingin

Senja mendadak harus berganti dosen pembimbing karena dosen semula pensiun. Dosen yang baru memang lebih muda dan masih single--lumayan untuk cuci mata. Namun, sikapnya super duper dingin! Seperti cobaan hidupnya untuk lulus belum cukup, Senja harus kehilangan uang dan bahkan berutang ratusan juta akibat ditipu oleh temannya! Dalam kemalangan Senja, ternyata bantuan datang dari orang yang tidak terduga. Dosen pembimbingnya, Adam, menawarinya untuk bekerja padanya sebagai kekasih bayaran demi dikenalkan pada orang tua lantaran Adam terancam dijodohkan--meskipun ia sendiri sebenarnya punya wanita yang ia cintai. Senja seperti mendapatkan rezeki nomplok! Langsung saja ia memanfaatkan kesempatan itu untuk mendapatkan uang dari ladang bisnis yang tak terpikirkan sebelumnya sekaligus mempermulus bidang akademisnya. Akan tetapi, Senja tidak bisa memprediksi bahwa keterlibatannya dengan si dosen dingin justru memunculkan rentetan kejadian dan hal-hal asing yang membuat Senja tidak bisa keluar dari kehidupan dosen pembimbingnya tersebut.
1011.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 230 Vezes como amalan pembuka pintu rezeki
Ler
+Biblioteca
TAMU SELEPAS SUBUH

TAMU SELEPAS SUBUH

Seorang wanita muda, mengetuk pintu rumah Dewi selepas subuh. Dia menyerahkan seorang bayi dan meminta Dewi untuk merawatnya. Selang beberapa jam, di sebuah kampung yang tak jauh dari rumah Dewi, ditemukan mayat wanita, dengan mulut berbusa.
10110.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 2.8K Vezes como amalan pembuka pintu rezeki
Ler
+Biblioteca
Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Cinta pertama William Yuardi tidak sengaja terkunci dalam kantor. Demi menghukumku, dia mengurungku ke dalam gudang pendingin untuk mengintrospeksi diri. “Kamu juga harus rasakan penderitaan yang dialami Nelly. Dengan begitu, kamu baru bisa jera!” William hanya memberiku semangkuk air sebelum mengunciku di dalam. Namun, dia tidak tahu bahwa gudang pendingin yang sudah tidak dipakai ini tiba-tiba menyala setelah dia pergi. Aku yang kedinginan di dalam tidak berhenti meminta tolong. Baik di pintu maupun di dinding, terdapat bekas darah dari jariku. Tujuh hari kemudian, William ingin aku meminta maaf dan membuka pintu gudang pendingin ini. Namun, yang dia temukan hanyalah seonggok mayat yang sudah beku.
36.2K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 1.2K Vezes como amalan pembuka pintu rezeki
Ler
+Biblioteca
Cinta Beda Usia

Cinta Beda Usia

Aku seorang janda. Malam itu, dalam keadaan setengah sadar, aku berniat pergi ke kamar mandi, tapi aku menemukan pintu kamar putraku yang berusia 18 tahun sedikit terbuka. Dari dalam, terdengar suara napas terengah-engah yang samar ….
21.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 710 Vezes como amalan pembuka pintu rezeki
Ler
+Biblioteca
GADIS YANG TERJAMAH

GADIS YANG TERJAMAH

sitta rulita
Marlina ada seorang pelajar yang mencoba merubah nasib dengan menempuh pendidikan SMA di kota meski letaknya jauh dari dari rumah. Cita-cita Marlina kandas ditengah jalan karena kesuciannya direnggut paksa oleh kakak kelasnya. Dari peristiwa itu, Marlina hamil lalu kehilangan ibu kandungnya, ayahnya sakit dan dikucilkan oleh tetangga. Setelah kelahiran anaknya dan keluar dari kampungnya, Marlina mencoba bangkit dengan mengais rezeki di tempat lain. Bergelut dengan kejamnya ibu kota hingga terlibat dalam peredaran obat terlarang dan menjadi buronan pihak kepolisian. Suatu saat Marlina ditemukan dengan seorang nenek tua yang mengingatkannya dengan neneknya dulu. Nenek tersebut membantu Marlina bertaubat ke jalan yang benar, meski jalan tersebut tidaklah mudah. Marlina masih juga dikejar oleh bandar narkoba, bosnya dulu. Begitu juga dengan pihak kepolisian yang masih gencar mencarinya. Akankah Marlina bertaubat dan memperbaiki dirinya?
106.6K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 184 Vezes como amalan pembuka pintu rezeki
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
34567
...
32
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status