Dear, Pak Dokter
setelah merasa cukup mengamati, Reanna bergerak mendekati keduanya kemudian duduk di sisi kiri Kia.
"Kia cama Papa mau ke Taman belmain, Kak. Kakak ikut, ya?" Kia berucap antusias sekali.
"Eh? Apa tidak apa-apa, Pak?" Reanna beralih menatap pria matang di sisi kanan Kia, sedikit merasa tidak enak mendengar ajakan gadis kecil menggemaskan itu. Ia hanya tidak ingin menjadi pengganggu.
Namun, senyum tipis pria yang berprofesi sebagai dokter obgyn adalah hal yang Reanna terima. "Tidak apa-apa. Sekalian kamu bisa refreshing, Re."