Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)
"Ayolah! Coba anti usahakan. Selain itu, dengan salat Hajat, atau Istikharah. Anti berhak bahagia. Ya."
"In sya Allah."
***
"Kemarin mengantar Salsa, gimana, Dit?" tanya Anita sambil memutar Japanese cake buatannya, lalu menghiasi dengan krim.
Aditya duduk di sebuah kursi sambil memangku Izza.
"Tidak ada perkembangan. Dia sudah seperti gunung es. Eh, tapi …," seru Aditya tiba-tiba.
Spontan gerakan Anita terhenti. Sesaat ia menatap pasrah ukiran krim cake buatannya yang mendadak kacau.