Rahim yang Tergadai
Lampu kamera berkilatan, mikrofon diarahkan kepadanya, dan dunia menanti apa yang akan dikatakan pria yang dulu mereka segani.
Sagara menarik napas dalam, lalu berbicara.
"Aku, Sagara, mengakui semua kesalahan yang telah aku lakukan."
Gemuruh kecil terdengar di antara wartawan, tapi Sagara melanjutkan.
"Aku telah berbuat kejahatan yang tak terampuni kepada kakakku, Hastanta. Aku telah memisahkan dia dari putrinya sendiri. Aku telah memanipulasi kehidupan banyak orang demi ambisiku sendiri. Dan kini, aku harus mempertanggungjawabkan semuanya."