Maaf, Aku Memilih Mundur
“Ssshhh, sakit, Sayang. Kamu kalo mukul pakai kasih sayang dikit gitu lho.”
“Mana ada itu mukul pakai sayang? Gak ada ya. Lagian itu juga, bukan simbiosi kutualisme tapi mu-tu-a-lis-me, inget itu Mas! Mutualisme!” timpal Devi, menyanggah ucapanku dengan nada penekanan di beberapa kalimat.
“Iya deh iya. Aku yang salah,” ujarku akhirnya mengalah. Namun belum sampai disitu, aku kembali melanjutkan, “Tapi betewe ada lho cara mukul pake kasih sayang!”