Gadis Penari Sang Presdir
juskelaparambut blonde wanitaumur ning royya kafarambut pendek wanita tomboydiary si bocah tengil
Dia membalik-balik kalender dan menghitung siklus menstruasinya.
“Sudah terlambat dua hari. Aduh … gimana ini? Apa aku hamil? Tapi Roy selalu pakai pengaman, kok ….” Sahara merenung dengan sebuah kalender meja di tangannya. “Ah, masih terlambat dua hari. Bisa aja ini pengaruh pikiranku yang memang lagi enggak enak karena laki-laki tua itu.”
Sedikit merasakan gelisah, tapi Sahara mencoba tenang dan mengalihkan pikirannya dengan bermain dengan Sabina yang sekarang sudah mengenali suaranya.