Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Wanita yang Menolak Lamaranku

Wanita yang Menolak Lamaranku

Rasa ini sulit untuk dijabarkan dengan kata-kata. Ibu menjilat tangan yang tadi habis pegang ayam goreng lalu tersenyum. "Nggak usah Ge-er kamu, Cit. Ibu dan anak ibu juga seorang perempuan. Aku tidak bisa membayangkan jika itu sampai terjadi. Bukankah jika kita menyakiti seseorang cepat atau lambat kita juga akan disakiti? Apalagi Ibu tahu kamu sudah cukup banyak berkorban. Ibu hanya tidak mau pengorbananmu sia-sia, apalagi untuk mendapatkan kamu juga tidak mudah. Malik harus bohong dan berpura-pura. Masa iya sekarang mau dibuang begitu saja. Hahaha," kata ibu mertua panjang lebar dan diselingi tawa. Aku meringis, tetapi mataku berembun. Tidak menyangka wanita yang sudah melahirkan suamiku
895.7K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as pengorbanan seorang ibu
Read
+Library
ROSALINE (GADIS MAWAR)

ROSALINE (GADIS MAWAR)

Dibelainya wajah pucat Sang Anak. "Maafkan ibu, Nduk, kamu harus berkorban untuk kami. Ketahui lah, pengorbananmu menjadi kebahagiaan untuk Ibu dan Bapakmu kelak. Terimakasih atas pengorbananmu ini," ucap Sang Ibu. Lalu Sang Ibu berlalu meninggalkan Sang Anak tanpa perasaan bersalah sedikitpun. Alina memandangi jasad gadis itu, "innalillahi wa inna ilaihi roji'un."
101.6K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as pengorbanan seorang ibu
Read
+Library
Pernikahan Rahasia Suamiku

Pernikahan Rahasia Suamiku

“Jangan melukai perasaannya, Nak. Bagaimanapun, dia wanita yang telah melahirkanmu. Seorang ibu akan melakukan apa pun demi kebahagiaan anaknya. Bahkan jika itu melukai perasaannya sendiri, dia rela mengorbankan banyak hal.” Matanya menerawang jauh, mengingat sang ibu yang mulai sakit-sakitan akibat usia yang tak lagi muda. Ia tersenyum tipis. Dulu, ia ditinggalkan, tetapi dengan begitu ia paham artinya kehilangan orang-orang yang selalu mendukungnya. Menyesal, pun, semuanya sudah terjadi dan tak akan bisa diputar lagi. Yang bisa dilakukan hanya memperbaiki diri setelah tenggelam dalam lautan penyesalan.
9.9178.4K viewsCompletedAdded to Library 5.5K Times as pengorbanan seorang ibu
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

"Kalau bukan melacur, ini apa namanya?! Saya jual tubuh saya demi uang!" "Berbakti." Satu kata itu membungkamku. "Ini namanya pengorbanan seorang anak untuk nyawa ibunya," bisik Arjuna tajam. "Kamu menukar masa depanmu, kesucianmu, dan harga dirimu supaya ibumu bisa bernapas besok pagi." Dia melepaskan cengkeramannya, seolah jijik melihat keraguanku. "Jangan dramatis. Di luar sana, ribuan orang rela melakukan hal yang jauh lebih hina demi uang yang jauh lebih sedikit. Saya menawarkan kesepakatan bisnis yang adil. Nyawa dibayar dengan nyawa."
9.472.8K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as pengorbanan seorang ibu
Read
+Library
Dosenku Istriku

Dosenku Istriku

ungkapku sembari menundukkan wajah karena sudah tak punya kekuatan untuk menentang pendapat mama yang memang benar adanya. "Apa, Astagfirullah. Bagaimana mungkin ada seorang ibu yang berkata begitu? Seorang ibu itu rela mengorbankan hidupnya demi anaknya, bukan menjadikan anaknya sebagai tameng untuk mencapai tujuannya," Mama menjeda kata-katanya dan mengambil napas dalam-dalam.
108.5K viewsOngoingAdded to Library 213 Times as pengorbanan seorang ibu
Read
+Library
Pengorbanan istri sang presdir tampan

Pengorbanan istri sang presdir tampan

Mizan tipikal orang mudah terbawa emosi namun tak sampai main tangan paling sekedar mengomeli dan yang lebih parah memecahkan barang-barang yan ada di sekitar. Sudah mendapat perintah dari sang istri, Mizan pun akhirnya menurutinya dan kini memilih duduk di meja makan, sedangkan Endah dan Hilda kembali ke kamar tamu masing-masing. Perasaannya kini semakin kesal kepada sang Bibi dan keponakannya setiap hari bila bertemu, mereka selalu membuat masalah entah itu dengan Zahra mau pun dirinya. Namun dia menahannya untuk tidak sampai melampiaskannya, karena bagaimana pun sang Bibi yang merawatnya sejak kecil saat kedua orang tuanya meninggal dunia karena kecelakaan pesawat.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as pengorbanan seorang ibu
Read
+Library
Setelah Mahkotaku Kau Renggut Paksa

Setelah Mahkotaku Kau Renggut Paksa

"Tak seharusnya kamu korbankan ini untuk masmu. Bagi Ibu, melihat kamu bisa hidup dengan normal saja sudah sangat bersyukur. Jangan lagi mengorbankan apapun dalam dirimu untuk orang-orang yang tak bertanggungjawab." Hati Nuraini bak sedang diremas-remas mendengar ucapan ibunya. Selama ini ia sibuk dengan dirinya sendiri tanpa peduli bagaimana hancurnya perasaan seorang Ibu. Tanpa aba-aba, Nuraini memeluk badan ibunya dengan tangis yang berderai. "Tidak, Bu. Nuraini tak akan mengorbankan apapun untuk mereka. Nuraini akan baik-baik saja. Kita akan hidup bahagia setelah ini."
103.6K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as pengorbanan seorang ibu
Read
+Library
Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Balas Dendam Sang Pendamping Setia

“Untuk para ibu dan istri: pengorbanan kalian terlihat dan dihargai. Kebijaksanaan kalian dibutuhkan. Pengalaman kalian adalah aset, bukan beban. Kalian bukan sekadar peran—kalian adalah individu yang utuh, dengan potensi tak terbatas.” “Untuk para penyintas dari trauma apa pun: rasa sakit kalian nyata, proses pemulihan kalian sah, dan masa depan kalian tidak ditentukan oleh masa lalu. Kalian bukan pecahan—kalian adalah pejuang yang sudah teruji dan tak tergoyahkan.” Standing ovation mulai menggema dari dua lokasi. Kata-katanya menembus hati.
3.6K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as pengorbanan seorang ibu
Read
+Library
MENIKAH DENGAN SULTAN

MENIKAH DENGAN SULTAN

Dia kembali mengucapkan kalimat yang membuat Wira kehilangan kalimat pembelaan. “Ibu bertaruh nyawa melahirkan kita ke dunia, Bang! Ibu rela berkurang jam tidurnya hanya demi mengurus kita siang malam kala kita kecil. Dia membesarkan kita selama belasan bahkan puluhan tahun. Apakah adil untuknya jika kemudian kita lukai hanya dengan alasan seseorang yang bahkan belum tentu bisa menemani kita sampai tua nanti? Bukankah di dunia ini banyak yang menjadi mantan istri atau mantan suami, tetapi tidak akan pernah ada yang namanya mantan Ibu.” Wira diam. Semua yang dikatakan Rinai benar. Namun cinta yang membara itu kini tengah mengalahkan logikanya. Wira tak terima jika dia harus menyerah hanya kar
9.9259.7K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as pengorbanan seorang ibu
Show Reviews (28)
Read
+Library
Novan Sulistiawan
Sangat bagus, menginspirasi dan banyak sekali pesan pesan moralnya. Ceritanya nggak bertele-tele dan Semoga kedepannya author makin sukses dengan kisah2 positif lainnya. Terimakasih banyak atas karya nya ...
Mang Tarja
ceritanya seru dan menarik.. saya suka dgn alur cerita yg tidak monoton terutama bisa buat jantung kaya naik roller coster terimakasih sudah mengisi waktu luang saya dgn cerita sebagus ini saya ikuti terus cerita2 yg lain dari author ini sampai selesai.
Read All Reviews
Pembalasan Terindah untuk Wanita yang Menyakiti Ibuku

Pembalasan Terindah untuk Wanita yang Menyakiti Ibuku

Akhirnya air mata jatuh juga ke pipi Sari. “Ibu, Liqa sangat memahami apa yang Ibu lakukan selama ini. Liqa juga sangat berterima kasih dengan Ibu, untuk semua pengorbanan Ibu. Liqa tidak bisa membalasnya, hanya doa yang bisa Liqa panjatkan, semoga suatu saat nanti Liqa bisa membahagiakan Ibu.” Liqa memeluk erat ibunya. Mereka berdua menangis, mengingat apa yang telah mereka lewati selama ini.
1059.5K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as pengorbanan seorang ibu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status