Pesan Kotor Di Laptop Anakku
Ya, dia adalah Ario, adik semata wayang yang begitu kusayangi.
“Ika, kamu sehat-sehat, ya. Aku hanya ingin kamu hidup jauh lebih lama lagi.” Ucapan itu benar-benar membuat hatiku lumer. Laksana sepotong cokelat yang dipanaskan di dalam oven. Ario sungguh mampu mengubah suasana hatiku yang kelabu, menjadi cerah seperti sinar mentari pagi.
Aku mengangguk. Tersenyum kecil, sekuat tenaga mengobati perih hatiku sendiri. Aku berjanji untuk menjadi perempuan paling tangguh di dunia ini, demi Ario tercinta.