Tergoda Mama Muda
lanjutnya, sambil melirik lelaki bermata besar di sebelah kanan.
"Halo. Perkenalkan, aku, Ardi," cetus pria berhidung mancung, seraya mengulurkan tangan kanannya.
"Aku, Felix," ungkap pria berkemeja cokelat, lalu dia menjabat tangan Ardi dengan tegas, dan menarik tangannya kembali.
"Yuk, Neng. Arfan sudah ribut nyariin mamanya," ajak Lazuardi.
Harvitha mengangguk. "Terima kasih atas makan malamnya, Pak. Aku permisi dulu," lontarnya.