Wanita Penghibur
"Ibu memang bodoh, Lek. Ibu terlalu tidak tau apa-apa. Saat kamu mengatakan hp kamu tidak ada data Ibu percaya saja, saat kamu bilang tidak bisa menghubungi Obhek Ahmad, Ibu percaya saja, Ibu tidak pernah berpikiran yang macam-macam, kalau orang yang menghubungi ibu tidak meminta ibu untuk mengecek sendiri ke hp kamu mungkin ibu sampai saat ini tidak tau apa-apa, ibu tidak akan tau ka-kalau se-selama ini ka-kamu ...."
Ibu seperti kesulitan melanjutkan kalimatnya, dadanya ditekan seperti menahan sakit, aku buru-buru memegang tubuh Ibu, tetapi Ibu mengibas dengan cepat, tubuhnya mundur seperti tidak menyukai sekadar bersentuhan denganku. Allah, apa sekarang Ibu juga jijik denganku?