Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan
Ia kemudian mundur satu setengah langkah, melipat tangannya di depan dada, dan menundukkan kepalanya dalam sebuah gestur hormat yang kaku namun tulus.
Penghormatan itu tidak ditujukan kepada siapapun di lantai. Ia menunduk pada pria yang baru saja menyingkirkan sisa tali dari dadanya.
Arka berdiri. Sepatu botnya berpijak kokoh di atas beton. Ia mengusap pergelangan kanannya yang memerah, lalu menggulung bahunya, membiarkan sendi-sendinya berbunyi pelan. Udara di sekitarnya seakan berubah padat. Postur membungkuk khas 'Rudi si montir' menguap tanpa sisa. Lebam kebiruan dan darah kering di bibirnya tidak membuatnya terlihat menyedihkan; sebaliknya, itu memberinya aura predator yang baru saja m