My Beloved Partner
Surat itu hanya bertuliskan:
"Jika suatu hari nanti kita tak bisa lagi bersama, tolong ingat satu hal: Bukan karena aku berhenti mencintaimu, tapi karena aku mencintaimu terlalu dalam hingga harus belajar merelakan, kalau itu membuatmu bahagia.
Tapi selama kamu masih ingin kupegang, aku akan tetap di sini. Sebagai rumahmu. Sebagai My Beloved Partner."
Dan surat itu, membuat Taka menangis lagi. Bukan karena sedih. Tapi karena ia tahu, ini adalah cinta yang tidak biasa. Ini adalah cinta yang tidak menyerah, bahkan pada luka paling sunyi sekali pun.
Hot Chapters