로그인Ketika perhatian dan juga ranjang panas Taka (sang partner kerja) justru selalu menyambutnya dengan segala cinta. Akankah Wisang memilih hengkang dari Dimas yang terus menyia-nyiakan dirinya? Atau .... dia akan tetap bertahan dengan terus menjadi partner Taka? Sebagai wanita kedua yang ada dalam hidup Taka dan tetap menjadi Nyonya Dimas. Baca terus kemelut jiwa Wisang, wanita muda nan cerdas dan seksi yang terjebak dalam hasrat terlarang dengan sang partner.
더 보기Angin malam menyelinap dari celah-celah jendela kontrakan kecil itu, membawa aroma hujan yang belum sempat turun. Wisang berdiri di dekat jendela, menatap lampu jalanan yang berpendar redup, seolah menggambarkan pikirannya yang kusut dan tak bersuara. Taka duduk bersila di atas kasur, menatap punggung Wisang yang seperti menjauh—meski jaraknya hanya beberapa langkah dari tempatnya. "Aku lelah, Tak," ucap Wisang lirih, tapi cukup jelas untuk menggetarkan dada Taka. "Aku pikir... aku bisa jadi kuat di mana pun kita berada. Tapi nyatanya, aku tetap jadi bahan bisik-bisik. Di perusahaan dulu, di yayasan, bahkan sekarang di sekolah. Seakan... kehadiranku dalam hidupmu adalah beban." Taka berdiri, langkahnya pelan. Ia memeluk punggung Wisang dari belakang, menggenggam erat pinggangnya. "Jangan bilang gitu. Kamu bukan beban. Kamu... satu-satunya alasan aku bertahan di semua kesulitan ini." Tapi Wisang melepaskan pelukannya. Perlahan, tapi pasti. "Tapi aku nggak merasa cukup, Tak. Bahk
Langit sore itu redup, seolah semesta ikut bersekutu dengan kekacauan yang menggulung hati Wisang. Angin menerpa dedaunan pepohonan di halaman sekolah dengan kasar, menciptakan irama yang ganjil—tak tenang, tak damai. Ia berdiri di dekat pagar sekolah, menatap mobil-mobil yang melintas di kejauhan dengan pandangan kosong."Kamu nggak masuk ke ruang guru?" suara Taka dari belakangnya terdengar lirih.Wisang menoleh pelan. Senyum yang terukir di wajahnya begitu tipis, seperti bayangan dari sebuah kebahagiaan yang mulai rapuh."Nggak, aku cuma butuh udara," jawabnya pendek.Taka mendekat, berdiri sejajar. Beberapa detik mereka diam. Ada ruang hening yang biasanya terasa nyaman, tapi kali ini, sunyi itu terasa seperti celah besar yang menganga."Tentang Nara... aku—""Sudah," potong Wisang pelan. "Aku tahu kamu nggak salah. Aku tahu kamu nggak pernah bermain api. Tapi, Tak, semua ini mulai terasa berat buatku."Taka menatap wajah yang begitu ia cintai itu dengan sorot penuh luka. "Aku ngg
Suasana di sekolah terasa agak berbeda. Nara terlihat santai berjalan masuk ke ruang guru, sambil membawa tas besar berisi dokumen dan beberapa peralatan sekolah untuk anaknya, Deno.Di ruang guru, Wisang dan Taka sedang sibuk mempersiapkan materi kelas. Saat Nara masuk, mata beberapa guru langsung tertuju padanya, bisik-bisik kecil mulai terdengar.Nara tersenyum manis ke arah Wisang, tapi ada kilatan saingan di matanya.“Bu Wisang, kabar baik ya? Aku dengar kamu sekarang Wakil Kepala Sekolah. Keren! Anak-anak pasti beruntung punya ibu guru sekaligus wakil kepala yang perhatian seperti kamu.”Wisang mengangguk sopan. “Terima kasih, Bu Nara. Semoga bisa menjalankan tugas dengan baik.”Nara menatap Taka yang sedang menyiapkan laptopnya. “Tak, anakmu udah siap-siap ke sekolah? Aku nanti antar Deno, ya. Biar mereka bisa berteman.”Taka mengangguk pelan. “Iya, nanti kita atur jadwalnya.”Siang Hari – Kelas 1ANara berdiri di samping meja guru saat Deno masuk ke kelas. Beberapa anak menata
Senin Pagi – Rapat Mingguan GuruHari itu semua guru dikumpulkan untuk rapat mingguan. Topiknya: “Etika dan Profesionalisme dalam Lingkungan Kerja.”Waka Kesiswaan membuka sesi dengan berita mengejutkan.“Ada kabar bahwa beberapa guru kita menjalin hubungan pribadi yang lebih dari sekadar rekan kerja. Kami ingin mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme dan batasan.”Seluruh ruangan menjadi bisik-bisik penuh spekulasi.Taka dan Wisang, duduk berjauhan seperti biasa, tetap menunjukkan wajah tenang.Tapi di bawah meja, Bu Wisang mengetik pesan di HP-nya:"Kamu cerita ke siapa soal kita?”"Nggak cerita ke siapa-siapa. Tapi mereka pasti mulai curiga.”“Makanya, mendingan kita tetap rahasiain dulu aja, kan?"“Atau justru kita harus jujur aja. Biar nggak ada fitnah.”Setelah rapat bubar, mereka bertemu di ruang guru yang sedang sepi.“Tak, aku tahu kamu orang yang terbuka. Tapi hubungan kita ini... bukan hal yang harus diumumkan juga, kan?” kata Wisang pelan, sambil memeriksa map nila
Seminggu berlalu dengan persiapan penuh kecemasan dan antisipasi. Ghenta, anak semata wayang Taka, akhirnya tiba di Indonesia.Di bandara, Taka berdiri dengan Wisang di sampingnya. Kedua pria itu sama-sama tampak cemas namun penuh harapan. Ketika pintu kedatangan internasional terbuka, seorang boca
Taka menghela napas keras, tetapi menuruti permintaan Wisang. Dia kembali duduk, meski tubuhnya masih tegang seperti busur yang siap memanah. "Baik. Arka, lanjutkan."Arka menelan ludah, suaranya bergetar ketika dia mulai berbicara lagi. “Mereka memberiku tugas untuk mendapatkan informasi. Apa pun
Setelah melalui proses panjang di pengadilan, perceraian antara Dimas dan Wisang akhirnya disetujui. Pengadilan memutuskan pembagian harta gono-gini, memberikan Wisang separuh dari total aset yang selama ini mereka bangun bersama. Keputusan ini bukan hanya kemenangan di mata hukum tetapi juga awal d
Wisang segera menyadari bahwa mereka tak punya banyak waktu. Mendengar suara langkah-langkah yang mendekat, ia menoleh cepat pada Taka, lalu berbisik, “Ayo, kita harus pergi sekarang!”Taka, yang masih memeluk Ghenta erat, menatap Wisang dengan tatapan tegang, namun ia tahu bahwa ini adalah saat yang












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
리뷰