BELENGGU DENDAM SUAMI KEJAM
Dan cio memberikan jawaban dengan gelengan kepala, Bimo yang mengerti pun menjawab, “Maaf bu, tapi tangan saya kotor. Tadi saya sempat memegang ular itu.”
Cio bersorak dalam hati, Bimo bisa ia ajak berkompromi meski hanya dengan isyarat mata saja. Ia tersenyum pada Bimo yang kemudian pamit pergi, “Biarkan aku membantumu Star, lagi pula di sini hanya ada aku. Kamu tidak punya pilihan lain,” kata Cio.
Starla mendelik, ia tak mau menyerah begitu saja. Dengan langkah terpincang-pincang ia berusaha berjalan sendiri. Cio yang sudah jengah mendekat lalu menggendong gadis itu dengan sekali gerakan.
Hot Chapters