WARUNG TENGAH MALAM
Kata mereka bertiga serempak sambil memalingkan badannya ke arah Kalong Wewe yang masih menjaga ruangan yang ada Oha dan anak-anak yang lain di dalamnya.
“Euh, geus mang taun-taun cicing di jero gelang eta, ayeuna aya anu cocok oge jadi samsak. ateul ieu leungeun, pegel-pegel pisan asa hayang neunggeulan jelema, (Euh, sudah bertahun-tahun diam di dalam gelang itu, sekarang ada yang cocok buat samsak. Gatal banget ini tangan, pegel-pegel banget, pengen sekali mukulin orang, )” Katanya makhluk dengan luka goresan di tubuh itu sambil menggerakan tangannya seperti melakukan peregangan sebelum mulai pertandingan tinju.
Namun,
Hot Chapters