Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bestlovefriend

Bestlovefriend

Ia pun menggamit lengan Cavan manja. " Nyari? Emangnya ada yang buang?" Balas Cavan risih karena begitu dekat dengan cewek disampingnya ini. " Lucu deh kamu." Melan menatap gemas cowok disampingnya ini. Helena dkk baru aja keluar dari toko buku dan melihat sosok yang beberapa jam yang lalu ia lihat itu sedang jalan sama Melan, anak dari pemegang saham terbesar kedua ditempatnya setelah Ayahnya Dika. Menyadari wajah dingin dan cuek itu, Helena tau kalo cowok yang ia lihat ini bukanlah Cevin si tengil melainkan Cavan.
5.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai best man in the world
Baca
+Pustaka
Mr. Perfect

Mr. Perfect

Menutup wajah dengan kaus lusuh. Kalian lihat kan, laki-laki payah yang tengah berbaring seperti mayat di atas sofa itu? Yang sedang tidak berdaya, dan berbau bangkai? Yap, itu si MR. Perfect. Dan kini, sudah tidak lagi menjadi perfect. Aku sudah menjadi gembel. Aku tidak beranjak dari sofa ini kecuali untuk buang air. Sudah seminggu aku tidak mandi, tidak mencukur kumis dan merapikan janggut. Ruang tengah apartemenku dipenuhi sampah.
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai best man in the world
Baca
+Pustaka
THE GREAT MAN

THE GREAT MAN

Joe merayakan kemenangannya atas membungkam kebusukan dokter Hadi dengan tersenyum lebar. Baru saja Elianor melambaikan tangan yang menandakan kalau misinya berhasil sempurna. Dan setelah itu Elianor bersama anak buahnya pergi meninggalkan alun-alun. Kota X akhirnya memiliki pemimpin baru, yaitu Nick Morgan yang dinyatakan menang tunggal setelah dokter Hadi didiskualifikasi karena ketahuan curang.
9.1129.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai best man in the world
Baca
+Pustaka
Dunia yang Sempurna

Dunia yang Sempurna

Ruangan itu lebih tenang dibandingkan lantai utama, dengan sofa kulit yang empuk, meja kaca, dan botol-botol minuman mahal yang berjejer di rak. Di dalamnya, seorang pria sudah menunggu. Usianya sekitar lima puluhan, dengan rambut mulai memutih, mengenakan jas biru gelap yang elegan. Dua pria berjas hitam berdiri di belakangnya, jelas merupakan pengawal pribadinya. "Tuan Alex," pria itu tersenyum, berdiri dan menjabat tangan Alex. "Sudah lama kita tidak bertemu."
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai best man in the world
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status