SEKRETARIS CUPU KESAYANGAN CEO TAMPAN
ucap Septa sembari menaruh barang bawaan diikuti oleh sopir.
“Terima kasih banyak, Bu.”
“Sama-sama, Pak. Assalammu'alaikum.”
“Wa'alaikumussalam.”
Keduanya keluar dari ruang tamu lalu di teras berhenti sejenak sembari melihat kanan kiri.
“Tumben sepi, Pak. Kemarin waktu ke sini, gang ini rame.”
“Aneh, Non.”
Tak seberapa lama, tampak serombongan warga dari arah kanan. Mereka melihat keberadaan Septa dan Pak Sopir seketika berhenti.