BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR
Ekspresi wajahku seketika memerah, bukan karena marah, tapi karena imajinasiku mulai liar membayangkan sebuah desa yang isinya hanya berisi wanita-wanita tangguh dan cantik.
Jie... jie... jie... Sifat dasar laki-lakiku mendadak aktif tanpa izin. Bayangan sebuah "Surga Janda" di tengah hutan ini benar-benar menguji iman moderenku.
"Benar, Bosku," sahut Bonaga tanpa menyadari gejolak di batinku. "Para wanita di Desa Biang, termasuk Bianka sang Serigala Putih Kecil, sebenarnya memiliki nasib yang serupa. Ada janda yang suaminya meninggal, ada yang ditelantarkan begitu saja, bahkan ada yang hampir dijual oleh suami mereka sendiri demi melunasi utang judi."