Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BA'DA MAGHRIB

BA'DA MAGHRIB

ujar Jihan sambil mengelus kepala puterinya. Alea yang mendapatkan sentuhan lembut dari mamanya tersebut perlahan mulai membuka matanya. "Mama," panggil gadis polos itu. "Iya, Sayang. Mama di sini," jawab Jihan yang masih mengelus kepala Alea. "Hitam," ucap Alea singkat yang menyisahkan banyak tanya. Raut wajahnya seolah ia sedang mengingat sesuatu apa yang telah terjadi dan ia saksikan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai birahi mama
Baca
+Pustaka
Setelah Sepuluh Tahun

Setelah Sepuluh Tahun

papar Gayatri. “Hal paling bahagia di hidup aku adalah menjadi anak Mama dan papa, tidak ada yang lebih membahagiakan dari itu Ma. Aku juga banyak salah kan sama Mama, sudah menyakiti Mama pas awal-awal kita bertemu lagi. Dan Mama adalah yang terbaik untuk aku sama Mahatma.” Pilar mengatakannya dengan mengambil kompres di dada Gayatri untuk menggantinya. “Oh Sayang ... Mama rasanya enggak akan pernah rela kamu dibawa suami kamu nanti.” Gayatri memasang wajah sedih dan membuat Pilar melepas tawa.
1032.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai birahi mama
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

Mama Indri langsung menitikkan air mata bahagia, sementara Mama Lia tersenyum lebar sambil berbisik, “Nama yang indah… seindah artinya.” Ziva tersenyum haru. “Birendra,” bisiknya. “Berani dan bijak.” “Althaf,” lanjut Reza, “lembut dan suci.” Paman tua itu menepuk bahu Reza dengan bangga. “Nama yang bagus dan penuh makna. Semoga ia mewarisi kebaikan dari semua generasi sebelum kalian.”
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai birahi mama
Baca
+Pustaka
Dibuang Suami Pelit, Dinikahi Sang Pewaris

Dibuang Suami Pelit, Dinikahi Sang Pewaris

sahut Mama. Aku hanya tersenyum tipis sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal. “Em … ngomong-ngomong Bi Saroh ke mana, ya? Kok Mama nggak lihat dia?” Mama menoleh ke sana kemari. “Bi Saroh sedang belanja, Ma. Kebetulan keperluan bulanan sudah menipis. Mama mau apa? Mau minta tolong apa, biar aku saja yang bantuin!” tawarku.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai birahi mama
Baca
+Pustaka
Kontrak Cinta

Kontrak Cinta

“Mama!” Mama hanya tersenyum geli melihat reaksi Indira dan setelah mengedipkan sebelah matanya pada Indira, Mama menarik Bik Harsi untuk turut bersamanya menuju meja administrasi. Mungkin Adrian bukanlah pilihan yang terbaik bagi Indira, tapi menurut mama, Adrian jauh lebih baik daripada mantan menantunya yang entah di mana rimbanya dan bagian terburuknya adalah pria itu tidak bertanggung jawab sama sekali!
9.751.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai birahi mama
Baca
+Pustaka
My Handsome Partner

My Handsome Partner

Kata Mama "Hahaha, beruntung sekali, dengan begitu Mama akan bisa buka kedai baru. Haruskah aku tetap berpura-pura mati saja agar Mama dapat uang itu?" Kata Senja "Dasar bocah nakal! Kau lebih baik hubungi mereka dan katakan apa yang sebenarnya, berapapun kompensasi itu, tetap tidak sebanding dengan rasa syukurku karena kau masih hidup, itu jelas keajaiban," Kata Mama
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai birahi mama
Baca
+Pustaka
Gadis Yang Kunodai

Gadis Yang Kunodai

"Jangan ceroboh, Zahira? Mama tahu kamu lagi merencanakan sesuatu kan? Pulanglaj Mama menunggumu." Zahira menoleh. Sorot matanya seperti sedang menebak bahwa semua kesalahannya. Ia memutar bola mata dan kemudian bibirnya berdecak. "Siapa yang ceroboh, Mama," bohongnya. "Zahira jangan aneh-aneh! Pulang" seru sang Mama takut entah kenapa pirasatnya gak enak kali ini "Apanya yang aneh? Orang aku gak ngapa-ngapain, ini jalan sama Joy." Jelasnya meyakinkan sang Mama.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai birahi mama
Baca
+Pustaka
Romansa Valerio dan Briella

Romansa Valerio dan Briella

"Nah, apa kamu tahu siapa nama Mama mu?" Zayden berkata dengan nada sedih, "Mama sudah memulai hidup baru. Aku rasa dia nggak mau aku mengganggunya lagi." Briella tertegun sejenak. Dia menduga kalau Mama anak laki-laki ini mungkin sudah menikah lagi dan memiliki keluarga dan anak-anak baru. "Tapi kalau kamu ingin bertemu dengannya, Mama nggak mungkin menolakmu dengan kejam. Apa dia nggak mau menemuimu?"
9.264.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai birahi mama
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Falbabajatt
slesai critany GK enak bngt sngt mnggantung. GK ada kjelasan klau Queena lah anak briella dn valerio yg briella cari.msh bnyk yg mnggantung dn GK diungkap di crita ini.GK ada kjelasan dn kpstian hbungan brille dn valerio bgmn dikirain bkal mnikah dn brkmpul dgn ank2ny GK ada kjlsan klau briella ank
Cahaya Kasih
Tak pasti sudah tamat atau masih mncari idea, tp ap yg sy nk komen... Byk adegan yg x logik yg x blh sy fkir... Contoh nye, ibu asuh yg skit... Tk tu sakit ap, tp prnah penulis menggambarkan ibu asuh sgt kurus sprti rangka brnyawa... Tb2 mse briella dh btukr identiti, mse tulaa ibu asuh sedar.
Baca Semua Ulasan
Gantari

Gantari

Rupanya sang empunya rumah sudah keluar membawa serta dua cangkir teh. "Minumlah ini, Nak. Teh ini dibuat oleh ibuku sendiri. Kue kacang ini pun hasil olahan ibuku." Mataku mengerjab semua ini persis buatan nenek, tak hanya itu dari gelas dan toples wadah kue kacang itu pun mirip sekali dengan punya nenek. Sembari menunggu teh agak hangat, aku berbincang dengan wanita itu. Dia bernama Sari dan suaminya, Atma. Dia menceritakan bahwa keduanya memiliki seorang putri.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai birahi mama
Baca
+Pustaka
Bareksa

Bareksa

Dia membuka kotak biru tersebut yang ternyata isinya tiga butir biskuit bayi. Nala dan Dewi mati-matian berusaha menyembunyikan tawa. Oscar, entah mengapa cowok usil itu selalu mengerjai Padma. Nala ingat, dulu Padma memperkenalkan diri dengan nama Kate yang diambil dari nama tengahnya, Katherine. Namun belakangan ini ia lebih suka dipanggil Padma, karena Oscar mengubah panggilannya dari Kate menjadi Keti. Menggunakan huruf E dan I.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai birahi mama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status