Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Just alone

Just alone

Dayva berfikir akan mencari tahu apa penyebab Alan menghianatinya. Setelah puas mengingat kejadian yang membuat dia kecewa, Dayva melirik dompet biru bergambar doraemon. Di buka dompet biru itu kemudian di keluarkan satu persatu isi dari dompet itu. Jumlah uang di dalam dompet tidak seberapa banyak, dan juga ada beberapa kartu ATM, tapi yang membuat Dayva tertarik dan juga penasaran adalah identitas pemilik dompet ini, "Amelia calista" gumam Dayva sambil membawa kartu identitas wanita yang menabraknya.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as boa only one
Read
+Library
ONLY YOU

ONLY YOU

Ia marah dan tanpa sadar mendorong Meng Qi ke arah bus yang sedang melaju cepat. Brugg!! Dalam sekejap Bus tersebut menghantam Meng Qi dengan keras. "Tidak!" Wei terbangun memegang bagian dadanya yang terasa sesak. "Lagi-lagi Zhang Meng Qi, kenapa? Kenapa selalu dia." ***
92.2K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as boa only one
Read
+Library
No One

No One

Tenang, ini hanya berlaku saat ospek. "iyaaa iyaa tuan putrii" sahutku dengan malas seraya melajukan mobilku menuju kampus. Sesampainya dikampus, aku dan Billa dengan cepat menuju ke aula. Kami berlari secepat mungkin agar tidak terlambat, walaupun kami sampai di waktu yang lumayan jauh dari batas maksimal. Kami sampai di aula dan hanya ada 1 maba disana, dia adalah Cia.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as boa only one
Read
+Library
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

Eriska dan Arziko saling tatap, dengan Arziko yang mengangkat satu alisnya. “Permainan baru akan dimulai, Arziko Pratama,” kata gadis itu dengan nada lantang. Tidak peduli jika Viona akan mendengarnya atau tidak. Membuat Arziko berdecak jengkel dan memutar tubuh untuk meninggalkan tempat tersebut. Dia mendadak was-was. ###
6.7K viewsOngoingAdded to Library 179 Times as boa only one
Read
+Library
The First and Only One

The First and Only One

Hanya itu . "Maafkan aku, hanya itu yang bisa kujelaskan. Aku ..." Pandangan Revan semakin menyendu saat matanya bersibobrok dengan Rheyna, sepupu sahabatnya yang masih belum jelas keberadaannya. Matanya memandang penuh sesal pada gadis manis yang diam-diam ia cintai ini. "Kenapa kau biarkan Kak Dimas pergi sendirian? Kau tahu kondisinya dengan baik, kau ... harusnya kau ..."
107.2K viewsOngoingAdded to Library 207 Times as boa only one
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status