Once then Forever
Namun, seperti ada yang sesuatu yang meledak di dalam diri.
Tanpa sadar napas pria itu mulai tak beraturan. Gerakan biasa yang perempuan di sana lakukan memberi dampak luar biasa pada sesuatu di bawah sabuk. Semakin lama, semakin tak terbendung. Maka, saat gadis di sana sedikit membungkuk untuk mengeluarkan kaki, langkah Dimitri mendekat, menghapus jarak. Mendekat, mendekap, lalu layaknya kucing yang disuguhi ikan, ia melahap hidangan yang tersaji.
***