Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
JUST WANNA BE WITH YOU

JUST WANNA BE WITH YOU

Hanya satu hari. Satu hari tinggal bersama Steve tidak mungkin bisa kulupakan nantinya. Itu, tidak terlalu buruk, kan? Tapi saat ini aku berusaha membohongi siapa? Diri sendiri? Tidak. Aku tidak berbohong. Aku jujur mengatakan jika aku senang bisa berinteraksi dengan Steve. Tapi siapa bilang jika aku senang saat ini, maka aku tidak akan sedih sekarang?
3.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 75 Beses bilang be the one
Read
+Library
No, it's You!

No, it's You!

SAMUDRA “Aku ke apartemen Teddy.” Satu kalimat pendek Sabrina, kalimat pendek yang terasa seperti hantaman tinju ke rahangnya. “We need to talk” katanya, setelah dengan susah payah dia menenangkan diri.
1011.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 258 Beses bilang be the one
Read
+Library
TO GET HER

TO GET HER

“Dalam pekerjaan, dia cukup kompeten.” Jessie menghela napas pelan dan pandangannya beralih kepada Beck yang sedang berjalan menuruni tangga. “Sayang, bagaimana Noel?” “Oh, Marcello. Bisakah bantu kami membujuknya?” kata Beck seraya terus menuruni tangga. Marcello bangkit dari kursi. “Tentu saja.”
1011.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 417 Beses bilang be the one
Read
+Library
Dunia Tak Berputar Pada Satu Orang Saja

Dunia Tak Berputar Pada Satu Orang Saja

"Mana mungkin dia bisa benar-benar ninggalin aku? Siapa sih yang nggak tahu Cynthia‌ dari kecil nempel terus sama aku. Kalau nggak ada aku, dia nggak bisa hidup." Kakak angkatku ikut tertawa meledek. "Tapi, semua orang juga iri sama kamu. Di satu sisi ada cewek yang dari dulu nempel terus sama kamu, di sisi lain ada primadona yang menjadi incaran. Milihnya pasti susah banget!" Ethan menghela napas. "Aku juga tahu aku nggak adil ke Cynthia‌, tapi kalau di sekelilingku cuma ada dia, hidupku membosankan banget."
49.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.9K Beses bilang be the one
Read
+Library
No One

No One

sambungnya dan langsung duduk kembali ke posisinya. Singkat, padat, dan jelas. Perempuan bernama Cia itu sangat menghemat suara. Seluruh anggota BEM berbisik tak suka begitu pula dengan calon mahasiswa lainnya. Semuanya memasang wajah kaget dan beberapa ada yang takut, sepertinya Cia akan menjadi Target Operasi setelah OSPEK.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 86 Beses bilang be the one
Read
+Library
YOU

YOU

AlunaOcean (kuliah kok, ini lagi makan bekel bareng temen-temen di selasar) Aluna membalas pesan Xavier yang tadi sempat tertunda karena harus mencari kotak bekal dan menyusul teman-temannya yang berada di selasar. Aluna kembali melanjutkan memakan bekalnya sambil sesekali bertukar cerita kepada teman barunya, suasana selasar yang cukup ramai oleh suara-suara mahasiswa lain yang tengah duduk di sana dan lalu lalang orang-orang yang lewat di belakang mereka pun membuat mereka berempat harus sedikit mengencangkan suaranya ketika sedang berbicara, agar terdengar jelas dan meminimalisir salah dengar. Ketika Aluna hendak menyuapkan lagi nasi ke mulutnya, smartphone gadis itu bergetar dan menyala,
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 90 Beses bilang be the one
Read
+Library
Beside You

Beside You

Ayah Mia dari dulu memang selalu membela Mia disaat Mia terlibat masalah ataupun yang lain sebagainya, mungkin karena Mia adalah anak perempuan satu-satunya. Mama Mia menatapi suaminya dengan tatapan kesal, lalu beliau melengos. "Aku mandi dulu," ucap Mia dengan suara yang pelan. Langkah kaki mama Mia yang sudah sampai tepat di depan pintu depan rumah, berhenti. "Cepetan."
105.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 141 Beses bilang be the one
Read
+Library
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

"Aku sayang kamu, Be. Jangan tinggalin aku. Kamu udah janji!" Astaga! Diva menggeleng kuat. Dia harus menghentikan suara itu jika tidak ingin menjadi benar-benar gila. Dia tidak ingin keputusannya pulang ke negaranya sendiri menjadi bumerang yang akan menyerangnya.
106.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 218 Beses bilang be the one
Read
+Library
Be My Queen

Be My Queen

Dia pun bingung harus berbuat apa, sedangkan waktu terus bergulir semakin cepat. Tidak ada pilihan lain. Untuk mempersingkat waktu, Greta memutuskan berjalan kaki sambil sesekali menoleh ke belakang, apakah ada taksi yang lewat atau tidak. Dia berharap di dalam hati agar tidak datang terlambat di hari pertama bekerja.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 80 Beses bilang be the one
Read
+Library
Just alone

Just alone

Takut dan malu yang dia rasakan saat ini. Dering ponsel Amel berbunyi membangunkanya dari bunga tidur di raihnya ponsel di atas lemari kecil, melihat nama penelepon yang tertera di layar ponselnya membuat Amel meletakkan kembali ponsel tersebut, malahan dia mengubah dering ponsel menjadi tidak bersuara dan tidak bergetar. Namun, bukan hanya sekali orang itu menelepon, sudah sekitar sepuluh kali. Siapa lagi orang itu kalau bukan Dayva Alfaro. Hingga sebuah pesan W******p masuk 'Teruslah dalam mimpi indah mu dan tidak usah menjawab telepon ku, jika kau tidak datang sekarang, maka denda satu miliar akan segera datang kepada mu'
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 87 Beses bilang be the one
Read
+Library
PREV
12345
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status