Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Raisa adalah istri yang sempurna di mata tetangga: cantik, anggun, dan selalu tersenyum saat menyiram bunga di pagi hari. Tapi di balik senyumnya, tersembunyi tubuh yang meronta-ronta dalam sunyi. Suaminya, Dimas, pria mapan yang setia pada pekerjaannya... lebih setia pada layar laptop daripada menyentuh istrinya sendiri. Saat Aldo, tetangga muda di sebelah rumah, mulai mengobrol ringan dan menawarkan bantuan kecil, Raisa tak menyangka dirinya akan terjun begitu dalam pada lembah yang panas dan membakar. Satu sentuhan berubah menjadi ciuman. Satu ciuman berubah menjadi malam tanpa batas. Dan dari sanalah segalanya berantakan. Di antara kebohongan, hasrat, dan rahasia yang mengancam terbongkar, Raisa harus memilih: bertahan dalam rumah tangga dingin yang memenjarakan… atau terbakar oleh keinginan yang tak bisa lagi ia kendalikan. Tapi, ketika kebohongan mulai berlapis, dan cinta mulai menipu diri sendiri… siapa yang sebenarnya mengkhianati siapa?
17.8K viewsOngoingAdded to Library 695 Times as bola mata bergerak sendiri
Read
+Library
Penyesalan Ayah dan Ibu, Saat Kupergi

Penyesalan Ayah dan Ibu, Saat Kupergi

Setelah terlahir kembali, aku sendiri mengatur setiap kesempatan agar aku selalu melewatkan pertemuan dengan orang tua kandungku. Saat mereka hendak membawa adik angkatku untuk foto keluarga, aku sengaja mandi air dingin agar diriku demam. Saat mereka menyewa feri di luar negeri untuk merayakan ulang tahun adik angkatku, aku sengaja mendaftar lebih awal ke sebuah proyek rahasia, sehingga aku tidak bisa pergi ke luar negeri. Saat mereka mendirikan perusahaan untuk adik angkatku, aku bergegas mengajukan mutasi kerja ke Kota Noran yang berjarak ribuan kilometer, demi menunjukkan bahwa aku tidak akan pernah lagi memperebutkan apa pun. Semua ini kulakukan hanya karena di kehidupan sebelumnya, aku menghabiskan puluhan tahun memperebutkan cinta orang tua dengan adik angkatku, tetapi hanya berakhir dengan aku dicap sebagai orang yang "penuh tipu daya" dan "licik". Semua orang lebih menyukai adik angkatku yang lugu dan ceria, serta muak kepadaku yang pendiam dan jarang bicara. Bahkan, suamiku dan anakku sendiri tidak bisa memahami penderitaanku. "Kita semua ini keluarga, nggak bisakah kamu diam barang beberapa hari saja? Setiap kali pulang, kamu selalu memancing pertengkaran, bikin semua orang nggak tenang. Kamu benar-benar harus introspeksi diri!" Aku pun mati dalam kesepian di atas ranjang rumah sakit. Namun, saat kembali membuka mata, tak disangka aku kembali ke masa ketika aku baru saja diakui dan pulang ke rumah keluarga kandungku. Kali ini, aku tidak ingin berebut lagi. Aku ingin hidup untuk diriku sendiri.
4.4K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as bola mata bergerak sendiri
Read
+Library
Suamiku Menghinaku Seperti Sapi Perah

Suamiku Menghinaku Seperti Sapi Perah

Pemuda itu dengan mudah mencengkeram pergelangan tanganku dan mengangkatnya ke atas kepalaku. Tangan lainnya bergerak lancang di pinggangku. Lalu menyusup masuk dari balik keliman baju, meremas kulit di baliknya dengan berani. "Bu Merry, aku mohon padamu." Suaranya penuh godaan, hampir menghancurkan akal sehatku. "Pak Harvey bertanggung jawab memberikan ilmu padaku. Jadi, apa Bu Merry bisa memberiku yang lain?" Tangannya akhirnya berhenti di dadaku yang penuh. Dengan putus asa, aku menyadari bahwa akibat perbuatannya, ASI-ku yang memancar deras telah membasahi jari-jarinya...
1.7K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as bola mata bergerak sendiri
Read
+Library
Romansa di Sekolah

Romansa di Sekolah

Untuk mendapatkan inspirasi dalam ujian seni, ibuku menyewa guru privat untukku. Di bawah cahaya redup, kakiku di bawah meja perlahan-lahan bergerak dan bertumpu di kaki guruku. Guruku mulai meremas kakiku dengan kuat dan menatapku dengan tatapan yang membara. Suara hujan lebat yang begitu rapat di luar sana, yang berpadu dengan suasana hening …. Membuat pikiranku tidak bisa berhenti untuk melayang ke mana-mana. Tubuhku juga terasa aneh. Kemudian, guruku tersenyum dan menutup pintu. Dengan hati-hati, dia melepas dasinya dan berkata hendak "membahas pelajaran" denganku.
33.8K viewsCompletedAdded to Library 979 Times as bola mata bergerak sendiri
Read
+Library
Complicated Marriage

Complicated Marriage

Fani Kons
Demi menghidupi keluarganya, Kiara rela menyibukkan dirinya untuk bekerja. Usianya sudah hampir menginjak kepala 3. Namun dia sama sekali belum berkeinginan untuk menikah. Gunjingan dari orang-orang sekitar sudah sering dia dengarkan. Tapi tidak ada yang dia pedulikan. Hingga, dia terjebak pada suatu kejadian yang membuat banyak orang salah paham terhadap dia. "errghhh .... Aduuhh, Pakkk," erangku dengan mata sedikit terpejam. Himpitan di kakiku membuat luka yang menganga semakin sakit. Aku menggigit bibir bawahku, jemari di tanganku mencengkeram kursi. Jika bukan karena sedang berada di kantor, tentu saat ini aku pasti sedang menangis. 'brakkkk' Aku pintu ruangan tiba-tiba terbuka. "Apa-apaan ini? Apa yang sebenarnya sedang kalian lakukan di kantor saya, HAH?" Setelah pintu ruangan terbuka, Pak Hans, selaku pemilik perusahaan masuk dengan muka yang merah padam. Merasa berada pada situasi yang tidak aman, badanku mendadak terasa dingin dan juga sedikit begetar. Apalagi, saat ini posisi muka anaknya menempel tepat di tengah-tengah kedua pahaku, sedangkan telapak tangan kanannya tidak sengaja berada di atas bukit kembarku. "Ma-Maaf, Pak. Semua tidaklah seperti apa yang Bapak pikirkan," jelasku dengan suara agak gemetar. "Tidak seperti yang saya bayangkan? Setelah saya melihat dengan mata kepala saya sendiri kalau kalian melakukan tindakan asusila di kantor saya, kalian masih bisa membela diri dan berkata bahwa kalian tidak melakukan apapun? Ck, kalian pikir mata saya buta!" "Pak ... Tapi kami tidak melakukan apapun." "DIAM, JANGAN ADA YANG BICARA LAGI SELAIN SAYA! Dan kalian ..." Pak Hans menunjuk mukaku dan Pak Bima secara bergantian, "harus segera mempertanggungjawabkan apa yang sudah kalian lakukan di ruangan ini!" Kiara tidak pernah membayangkan memiliki suami seperti Bima. Selain dikenal sebagai orang yang memiliki peranggai dingin, Bima juga termasuk salah satu atasan yang galak dan juga tegas. Jadi tidak pernah sekalipun dia bercanda apalagi menggoda Kiara di lingkungan kerjanya. Akankah pernikahan penuh paksaan tersebut akan berakhir dengan bahagia? Ataukah justru membuat Bima dan Kiara saling menyakiti?
1045.8K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as bola mata bergerak sendiri
Read
+Library
Akupun Menandatangani Namanya

Akupun Menandatangani Namanya

Perjanjian antar keluarga memaksa tunangan aku, Marvin Kurniawan, untuk menikah dengan aku. Orang tuaku telah meninggal. Sementara dia tergila-gila dengan Irma Fasnitan, putri dari musuh keluarga kami. Pada akhirnya, Marvin menelan seluruh kekaisaran keluargaku dan membuang aku ke dalam bahaya. Ia memamerkan Irma di sisinya, seolah wanita itu adalah trofi atas kemenangan yang berhasil diraihnya. Dua puluh tahun kemudian, aku berada di ambang kematian. Putra kami sendiri, anak aku dan Marvin yang menggenggam racun itu. Dia berkata aku tidak berguna, dan ayahnya butuh kekuatan keluarganya Irma. Lalu saat membuka mata lagi, aku sudah hidup kembali. Kembali ke hari sumpah pernikahan aku. Kali ini, untuk menyelamatkan keluargaku, aku tidak akan menandatangani namaku di perjanjian itu. Aku menandatangani namanya, Irma Fasnitan. Sedangkan aku? Aku membawa lari seluruh harta warisan yang ditinggalkan orang tuaku dan menghilang. Kali ini, aku tidak akan menjadi orang bodoh yang sekarat demi pria yang tak pernah menjadi milikku.
5.9K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as bola mata bergerak sendiri
Read
+Library
Di Balik Senyum Istri

Di Balik Senyum Istri

“Laki-laki itu tidak perlu ijin istri untuk menikah lagi,” katanya. Mendengar ucapan Ayah bisa kulihat Ibu malah tertunduk lagi, ada apa sebenarnya? kenapa dia hanya diam tanpa suara? “Dari sekian banyak sunah nabi kenapa harus poligami, Riana biar kutanya langsung padamu, bersediakah kamu jadi istri kedua suamiku?” “Hmm, aku, tolong kasih aku waktu, aku engga bisa ngasih keputusan sekarang,” jawab Riana. “Kenapa nak Riana bukannya kamu dan Bagas sudah saling kenal, bukankah kalian sudah dekat sejak kuliah?” tanya Ayah mertua. Hah? Apa ini jadi mereka pernah dekat? Kenapa hidup serumit ini. Lagi-lagi aku hanya bisa tersenyum menyaksikan permainan takdirku. “Kenapa Dek, kenapa kamu malah senyum,” Mas bagas menatap heran ke arahku, raut mukanya tampak gelisah mungkin dia takut aku akan meledak. “Kenapa dunia ini begitu sempit Mas? kamu sendiri gimana? maukah menikahi mantan teman sebangkuku?” Aku harus memastikan ini sendiri disaksikan kedua orang tuanya. Dia lagi-lagi tak menjawab. “Tentu saja suamimu tidak akan menolak menikah dengan wanita cantik seperti Riana, toh mereka juga sudah saling mengenal,” sambar ayah mertuaku. “Kalau tolak ukur menikahi wanita hanya dilihat dari kecantikannya, apakah setelah menikah ada jaminan dia akan memiliki anak laki-laki, kalau tidak bukankah semuanya sia-sia.” Rasa sakit tak melulu harus ditampakkan dengan air mata, dan senyum tak selamanya memiliki arti bahagia. Senyum itu mampu menghilangkan luka walau hanya sekejap. Memberikan kekuatan baru agar aku bisa lebih kuat menghadapi kenyataan pahit.
1077.8K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as bola mata bergerak sendiri
Read
+Library
Bodyguard Kesayangan Nona Muda

Bodyguard Kesayangan Nona Muda

"Rado, kamu beneran bodyguardnya Risty, kan?! Kenapa tiap kali kamu selesai bertugas menjaga dia selalu ada tanda merah di lehermu?" Tanganku bergerak cepat menaikkan kerah hoodie yang kukenakan. "Atau kamu lagi sakit alergi? Kalau sakit mending istirahat dulu biar nggak nular ke Risty!" Ibu Nona Muda Risty menegurku. Ketika aku masih diliputi kegugupan dan tidak tahu bagaimana cara menjelaskannya, Risty tiba-tiba muncul dari balik pintu kamar hotelnya dengan menggunakan gaun tidur satin tipis yang menggoda. "Lehernya Rado habis aku makan, lalu lisptickku nempel disana. Kenapa? Mama keberatan?"
1031.5K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as bola mata bergerak sendiri
Read
+Library
Dokter Jenius Milik Ratu Mafia

Dokter Jenius Milik Ratu Mafia

Dewa Mahendra, dokter muda yang berbakat, pewaris tunggal keluarga Mahendra. Sang adik tiri, Reza, yang selama ini diam-diam iri dan membenci Mahendra, bersekongkol dengan tunangan Mahendra sendiri, Sifa. Bersama-sama, mereka menyusun rencana jahat untuk membunuh dan mengambil seluruh harta Mahendra dengan membuat Mahendra mengalami kecelakaan. Namun, saat Mahendra membuka mata setelah kecelakaan, dia justru kembali ke masa sebelum pengkhianatan itu terjadi. Kali ini, keadaan Mahendra tidak lagi sama. Sebuah kekuatan supranatural entah bagaimana caranya kini mengalir dalam dirinya, Mahendra menjelma menjadi dokter jenius sejati. Hanya dengan sekali tatap, dia mampu melihat penyakit seseorang. Tak hanya itu, dia juga bisa menyembuhkan luka fatal dalam sekejap, bahkan memperbaiki organ rusak dalam operasi tak kasat mata. Di tengah upayanya bangkit dan membalas dendam, muncullah Fadia Al Zahra, Ratu Mafia Kota Raya. Fadia menawarkan sebuah kontrak pernikahan yang tak bisa ia tolak: "Selamatkan adikku. Aku akan membantumu menghancurkan semua musuhmu. Tapi mulai sekarang, kau milikku."
101.3K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as bola mata bergerak sendiri
Read
+Library
Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Saat berusia sembilan tahun, aku terkena gelombang kejut dari ledakan saat menyelamatkan Andre Yunandi, dan sejak itu aku memakai alat bantu dengar. Dia merasa sangat bersalah. Dia berinisiatif melamarku, bersumpah dengan mata merah, “Dik Tasya, aku akan melindungimu seumur hidupku.” Tetapi di tahun saat kami berusia delapan belas tahun. Demi lulus tes di depan gadis idaman sekolah, Andre sendiri melepas alat bantu dengarku. Di depan gadis idaman sekolah itu dan teman-teman sekelasku, dia berkata dengan nada jijik, “Si Beban, aku sudah muak denganmu sejak lama.” “Tahun itu, saat kamu berusia sembilan tahun, aku benar-benar berharap kamu tidak diselamatkan dan justru meninggal.” Aku menggenggam laporan pemulihan telingaku, tak mengucapkan sepatah kata pun. Sesampainya di rumah, aku diam-diam mengubah pilihan seleksi nasional berdasarkan tes-ku. Setelah itu, aku pergi bersama orang tuaku ke rumah Andre untuk membatalkan pertunangan. Andre, mulai sekarang, pertemuan kita berakhir di sini. Aku dan kamu, tak perlu lagi bertemu.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as bola mata bergerak sendiri
Read
+Library
PREV
1
...
2728293031
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status