Tawanan Cinta Tuan Abizar
Iqbal tertawa, "ada. Pastinya. Tapi dipendam di dalam hati. Ulahmu dengan ulah Abizar sama saja mempermalukan keluarga Hafshan dan keluarga kerajaan yang memiliki hubungan kerabat dengan keluarga kita. Andai darah kalian halal dibunuh, kalian sudah pasti akan dibunuh. Mereka hanya menunggu keajaiban, kapan kalian murtad, kapan kalian berzina padahal sudah memiliki pasangan dan kapan kalian menghina Nabi, agar mereka bisa mencincang kalian secara halal untuk melampiaskan emosi."
Iqbal dan Omar, sama sekali tidak takut menjadikan candaan hal yang mengerikan.
"Pergilah ke samping," Omar menggerakkan kepalanya ke ruangan sebelah. "Jika ingin bertemu dengan istri kakakmu."
Hot Chapters