Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SAAT SUAMIKU SIBUK MENAFKAHI JANDA KAKAKNYA

SAAT SUAMIKU SIBUK MENAFKAHI JANDA KAKAKNYA

Sangat jahat dan mengerikan! "Apa menurut anda pantas punya menantu yang pandai menipu keluarga?" "Kamu dari tadi bertele-tele! Coba ngomong langsung saja, ada apa dengan Hanifah!" ujar Tante Siska dengan ucapan yang sedikit keras.
1061.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai kata sajak
Baca
+Pustaka
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Aku ada di dekatmu, tapi mungkin kamu sudah tidak bisa marah lagi, karena aku sudah mati. 'Tentu saja kamu bisa membuang mayatku seenaknya. Tidak memakamkanku, sebagai hukuman untukku.' Setelah keluar dari klinik, Samuel meneleponku. Namun, panggilan itu tidak diangkat, lalu dia meninggalkan pesan suara: "Karin, bagaimana kamu bisa sekejam ini? Sengaja menaruh kalajengking di kotak hadiah untuk melukai adikmu sendiri. Aku selalu mengira kamu baik, tapi ternyata kamu tega melakukan ini karena iri!"
15.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai kata sajak
Baca
+Pustaka
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

sahut Mas Rahman. "Apa benar berita yang beredar itu, kamu pake pesugihan?" Deg Hatiku rasanya seperti dijatuhi beban teramat berat. Aku menoleh Kang Handoyo. "Hahaha, pesugihan apa to, Kang?" Mas Rahman menanggapinya santai.
7.840.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kata sajak
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri yang Kau Duakan

Pembalasan Istri yang Kau Duakan

“Aku jauh lebih tua dari kamu, Kayla. Panggilan yang sopan bukan berarti harus tuan, kan?” Kayla menggaruk kepalanya yang tiba-tiba gatal. “Memang berapa usiamu? Mungkin baru tiga puluh tahun. Kalau begitu kita tidak beda jauh.” “Tiga puluh delapan tahun,” jawab Sagara yang langsung meninggalkan Kayla yang menganga. Tiga puluh delapan tahun? Kayla tidak salah dengar, kan? Mata wanita itu melotot menyadari jika Sagara hampir menginjak kepala empat.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai kata sajak
Baca
+Pustaka
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

"Mereka awalnya enggak mau jawab. Tapi, kita disuruh tanya sama Kamituwo." "Kamituwo? Apaaan itu?" tanya Delon. "Nama orang kali, Mas," sahut Raisa asal. Hamaz pun tertawa. "Bukan nama orang itu Mbak. Kamituwo itu semacam jabatan yang masih dipertahankan di beberapa kota. Sebagai kearifan lokal. Mungkin kalau di kota besar yang lain. Yang dekat Surabaya sudah ganti Jadi KAUR Umum, atau yang lain."
1078.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai kata sajak
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Baca Semua Ulasan
Sang Penakluk

Sang Penakluk

gumam Siwi yang mengenal orang dalam cakupan luas. “Bukannya dia pengarang novel romantis itu?” timpal Shana yang ternyata langsung menebak dengan benar. “Iya. Dia pengarang terkenal, Niara Tatiane Situmorang, cucu dari Martin Situmorang, Sang Pujangga yang terkenal dari dulu!” Shana bahkan mengungkap siapa Niara ini.
1046.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kata sajak
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SUAMIMU

SUAMIKU SUAMIMU

“Kamu dari mana, Dek? Kenapa teleponku tidak dijawab?” tanya Fuad setelah mereka berdua masuk ke dalam rumah. “Aku membeli ini tadi sebelum pulang. Antrenya lama karena ramai tadi.” Sofia menunjukkan keresek hitam yang dibawanya pada Fuad. “Apa itu?” “Makanan kesukaanmu, sate kambing. Aku tidak masak hari ini, jadi aku membeli sate kambing untuk makan malam kita nanti.”
1013.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai kata sajak
Baca
+Pustaka
Mendadak Sah

Mendadak Sah

Sudah cukup Kinan yang tiba-tiba datang ke rumah dengan waktu yang tidak tepat, jangan ditambah dengan Saka. "Sesekali, Sya. Mau ya?" Saka mulai membujuk. "Nanti telat loh berangkat kerjanya." Saka berdecak, "Rumah kita searah kan? Bukannya aku juga lewat perumahan rumah kamu?" "Iya, tapi kan—" "Kamu takut?" tebak Saka tepat sasaran, "Kakek nggak bolehin kamu deket sama cowok?"
1042.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kata sajak
Baca
+Pustaka
Istri Imutku (Season #2)

Istri Imutku (Season #2)

sahut Varka. "Lu kalau mau menjalani hubungan sama seseorang gak bisa pake kata kasian, ini masalahnya jangka panjang, Lu mau nikahin anak orang loh, jadi kalau cuman modal kasian dan gak enakan, mending Lu putuskan sekarang aja. Akan lebih baik sakitnya sekarang ketimbang Lu rusak perasaan anak orang." kata Saga memberikan peringatan.
84.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai kata sajak
Baca
+Pustaka
The Story of Saka

The Story of Saka

Mata merah besarnya menatap Saka dengan ganas. "Kau akan mati dengan menyedihkan Saka! Tinjumu tidak berarti apa - apa untukku! Aku hanya merasakan gatal saja! Hahaha!" Norum tertawa. Suaranya keras menggelegar bagaikan petir. "Kuakui, kau cukup kuat! Tapi kita belum tahu siapa yang akan keluar sebagai pemenang! Jadi jangan terburu - buru memutuskannya! Majulah!" Saka memasang kuda - kudanya.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kata sajak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status