Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bittersweet

Bittersweet

----- Author's note: Halo semua! gimana chapter ini? Semoga kalian suka sama chapter kali ini ya!<3 maaf banget untuk chapter ini gak sepanjang dan sebanyak chapter sebelumnya, tapi aku harap dengan ini bisa menemani hari kalian hehehhe
103.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as brights bri
Read
+Library
Cahaya Biru

Cahaya Biru

Entah apa yang sedang ia pikirkan saat ini. Bu Wanti melangkah lebih dekat di bangku Biru. Ia tampak menghela napas panjang. "Nilai kamu itu sangat buruk Biru. Kalau kamu nggak mau di mentorin sama Cahaya, ibu yakin kamu nggak akan lulus tahun ini!" ucap Bu Wanti tegas.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as brights bri
Read
+Library
My Bittersweet

My Bittersweet

Kini dia mengajak Nayaka untuk memilih sepatu. “Sepatumu tak ada yang cocok dengan dress itu,” sergah Bahana melihat wajah protes Nayaka. Sepatu putih berhak stilleto menjadi pilihan Bahana, dengan aksen pita di bagian belakang, menambah kesan manis. Setelah memutuskan belanjaan mereka, Bahana membayar dan mengisyaratkan Nayaka untuk memesan grab. Sepanjang perjalanan pulang, Nayaka diam tak berkata. Hatinya masih gamang memikirkan besok bertemu dengan Gama, terlebih Sangka.
103.4K viewsOn holdAdded to Library 88 Times as brights bri
Read
+Library
BI-LA

BI-LA

Bita dan Kara langsung menatap Nila dengan tatapan kesal, “Mia itu lho, yang kemarin pas wisuda dapat IPK 3.9 nyaris sempurna banget.” “Oh, tau.” Nila ingat soal salah satu temannya yang mungkin emang tiap hari sarapannya buku, soalnya pinter banget. “Tapi, kok dia bisa tau –maksud gue, emangnya dia kenal Abu?” Bita menggeleng, “Namanya Biru. Kalau Abu sih, peliharaannya Aladdin.” Nila tertawa, “Iya, sorry. Maksud gue Biru.”
2.5K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as brights bri
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Nick begitu penasaran. "Tidak, Dad! Lihat itu!" Devada mengacungkan telunjuk pada titik kecil yang memancarkan sinar putih di atas sana. Ya, kristal-kristal yang bertaburan di sana adalah bintang. "Mustahil! Kenapa malam bisa secepat ini?" "Jangan memusingkan soal itu, Dad! Kita harus secepatnya menemukan ibu," cetus Devada seraya mempercepat langkah kaki.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as brights bri
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status