Mahligai Abu dan Berlian
Video itu diiringi lagu ciptaan Aran sendiri, dengan lirik sederhana namun dalam: "Kami mewarisi bukan perusahaan atau nama, tapi cara kalian mencintai dengan sabar, dengan keras kepala, dengan setia. Itulah harta yang tak bisa diukur, tak bisa dijual, tak bisa dicuri."
Banyak tamu yang tak bisa menahan air mata. Ayu memegangi dada, rasanya seperti jantungnya akan meledak oleh kebanggaan dan haru. Bima mengusap air mata di sudut matanya dengan jempol, berusaha tersenyum.
Tangan mereka di bawah meja saling menggenggam erat, seperti menemukan kembali kekuatan di dalam genggaman itu.
Hot Chapters