Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Jiwa Kekasihku di Tubuh Suamiku

Jiwa Kekasihku di Tubuh Suamiku

“Brian … Bisa kita bicara sebentar?” "Aku tahu ini mungkin bukan waktunya bicara hal besar," katanya membuka, "tapi aku punya sesuatu yang mungkin akan kau suka." Brian mengangkat alis sambil menurunkan buku yang dibacanya. "Oh ya? Sesuatu seperti apa?"
102.3K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 60 veces como buku bicara itu ada seninya
Leer
+Biblioteca
Omega keeper Of Crystalon

Omega keeper Of Crystalon

Hanya untuk bicara. Tidak perlu membawa siapa pun. Tidak perlu berjaga. Aku tidak tahu siapa kau... tapi darahmu berbicara bahasa yang tidak kami kenal. — S. “Selvine...” bisik Luca. Aeri yang sedang duduk membaca buku menoleh. “Apa itu?” Luca menunjukkan surat tanpa menjelaskan lebih lanjut. Fyren, yang sedang duduk terbalik di kursi dengan roti di tangan, langsung bersuit pelan. “Wow... Jadi cewek super-cantik-darah-murni itu naksir kamu?”
1.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 51 veces como buku bicara itu ada seninya
Leer
+Biblioteca
Takdir Cinta Sang Anak Koruptor

Takdir Cinta Sang Anak Koruptor

"Sakit hati saya, Win. Kemarin saya sudah naik tingkat dari kenalan menjadi teman, kenapa sekarang saya turun pangkat cuma jadi tour guide?" Winena tertawa mendengar suara Sena yang terdengar agak berbeda ketimbang saat bicara langsung. Ada sedikit nada merajuk yang dibuat-buat dalam suara Sena yang membuat Winena tanpa sadar menggigit bibir bawahnya. Winena mencoba menekan pikirannya yang menganggap cara Sena bicara itu menggemaskan. Ia pasti akan dianggap sebagi orang aneh jika benar-benar menyuarakan isi pikirannya itu, bukan? "Lo jangan gila, Winena," geram Winena kepada dirinya sendiri.
108.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 177 veces como buku bicara itu ada seninya
Leer
+Biblioteca
Buku telah di hapus

Buku telah di hapus

Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini telah di hapus Bab ini te
104.0K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 139 veces como buku bicara itu ada seninya
Leer
+Biblioteca
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

tanya Arfan sembari berbisik. "Gue denger suara mencurigakan." Suara Sena dibuat seserius mungkin. "Apaan?" tanya mereka sembari netranya menelisik sekitarnya. "Buruan buka pintunya, Sen. Gue haus mau minum nih," keluh Bima seraya mengusap tenggorokannya yanh kering. "Bentar dulu." Sena menahan teman-temannya yang tidak sabaran ingin membuka pintu.
1010.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 396 veces como buku bicara itu ada seninya
Leer
+Biblioteca
BUKAN RAHIM YANG SEMPURNA

BUKAN RAHIM YANG SEMPURNA

kata Lizia. "Tapi, kan, Mbak lebih tua dari saya. Jadi, lebih baik saya panggil Mbak saja biar lebih sopan." Lizia tersenyum dari kaca spion. Dia menoleh ke belakang, melihat Dayana yang sibuk membaca sebuah buku yang tak ia ketahui apa isinya. "Dayana,"panggil Lizia lagi. Dayana meletakkan bukunya di dalam tas, lalu menatap Lizia yang mencoba berbicara dengannya.
102.5K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 66 veces como buku bicara itu ada seninya
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
345678
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status