Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di mana Rindu ini Kutitipkan

Di mana Rindu ini Kutitipkan

Tiba-tiba ada sebuah pesan dari inbok f******k. “Saya ambil buku Ziarah Cinta Mas. Bagaimana pembayarannya?” Pesan yang amat singkat. Yah, memang unik. Terkadang ada orang yang bertanya panjang lebar. Ada yang sekadar basa-basi dan akhirnya tidak jadi beli. Bahkan ada yang seolah tidak membeli tapi akhirnya memborong begitu banyak buku.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai bukunya
Baca
+Pustaka
SUGAR DADDY TERAKHIRKU

SUGAR DADDY TERAKHIRKU

“Museum? Untuk apa? Aku tidak suka museum.” Pertanyaan yang malah membuat Mae semakin bingung tentu. “Oh? Lalu apa?” Wanita itu mengeluarkan buku dari tas yang disandangnya. Mae sempat mengira kalau buku itu tentang tempat rekomendasi wisata, tapi langsung membelalak saat menyadari kalau buku itu adalah buku petunjuk pemakaian seragam tentara. Mae pernah melihat buku seperti itu—milik Ash.
1033.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 701 kali sebagai bukunya
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Sierra
sepenasaran-penasaranku pada kelanjutan kisah mae-ash lebih penasaran lagi ama author yg seolah ga kehabisan ide bikin cerita semua novelnya jd karya yg berhasil bikin pembaca jatuh cinta. mana karakter2 utamanya tipikal cerdas semua duh. ka ai ga pengen buka kelas onlen ngajar nulis ta aku mau jadi
Silent Heart
Lanjut ke 'Sugar Daddy Terakhirku', sub judulnya aja tertata rapi dan indah. Dan jalan ceritanya bener-bener beda dari novel sebelumnya yang ku baca. Jadi gak bosen sama sekali. Per bab nya selalu bikin penasaran dan banyak kejutan. Gak sabar tunggu karya Kak Ai selanjutnya. Semangat terus ya Kk Ai
Baca Semua Ulasan
Athanasia

Athanasia

celetuk Brian sambil menaruh sebuah buku, yang di sampul depannya terdapat tulisan tangan berjudul 'Buku Harian Athanasia' "Saya harap kamu memiliki waktu luang untuk membaca buku ini," lanjut Brian dan pergi meninggalkan ruangan tersebut. to be continue.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai bukunya
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Tuan Mafia

Jerat Obsesi Tuan Mafia

Ia merogoh saku jaketnya yang robek, mengeluarkan sebuah buku tua bersampul kulit hitam yang tampak kusam namun memancarkan aura berbahaya. The Black Ledger. "Aku mencuri ini bukan untuk bayar utang judi, Kak," bisik Rian, menyerahkan buku itu ke tangan Alya. Buku itu terasa berat dan hangat. "Aku mencurinya karena aku ingat cerita Ibu sebelum dia stroke." Alya mengerutkan kening, menatap buku di tangannya. "Ibu? Apa maksudmu?"
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai bukunya
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Bayi Kembar Pengacara Dingin

Ibu Susu Bayi Kembar Pengacara Dingin

Boleh bantu jawab, ya, Kakak Kakak sebab buku ini juga nggak mungkin libur update lama. sekali lagi author mohon maaf.
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 848 kali sebagai bukunya
Baca
+Pustaka
Gadis Gendut Dimiliki 3 Daddy

Gadis Gendut Dimiliki 3 Daddy

Dia berjalan ke lemari dan mengambil sebuah buku kecil, buku catatan berwarna hitam dengan sampul kulit. "Ini untukmu," katanya sambil menyerahkan buku itu. "Apa ini?" "Buku catatan untuk menulis progres dietmu. Apa yang kau makan, berapa banyak kau olahraga, berapa kilogram kau turun setiap minggu." Aku membuka buku itu. "Kau juga bisa menulis apa pun di sana, Perasaanmu, kekesalanmu, kebahagiaanmu. Apa pun yang kau mau."
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai bukunya
Baca
+Pustaka
BUKAN SUAMI RAHASIA

BUKAN SUAMI RAHASIA

Tidak ada pelayan yang biasanya menyambutku ketika sesekali aku datang berkunjung ke sini. “Bu, sudah, hentikan!” Itu suara Jay. Dia terdengar seperti memohon dengan suara parau. Aku merapat ke dinding, coba mengintip dengan hati-hati dari sisi dinding ambang pintu. Semua perabotan tampak pecah berantakan di lantai dengan buku-buku yang juga berserakan. Mereka ada di ruang baca. Jantungku nyeri melihat pemandangan ini.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai bukunya
Baca
+Pustaka
BUKAN KUMPUL KEBO

BUKAN KUMPUL KEBO

Putri mengurung kan niat nya dan menyibuk kan diri nya dengan membantu para pekerja nya. Setelah semua para pekerja sudah pulang. Dan pembukuan pun sudah selesai di kerjakan. Putri memberani kan diri nya mengetuk pintu kamar Rey. Dan pintu pun di buka nya. Wanita itu masuk lalu duduk di tepi ranjang. Putri menanyakan pada Rey. Apakah diri nya ada salah. Hingga di diam kan sampai berhar-hari. Jikalau memang ada salah. Putri sendiri minta maaf.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai bukunya
Baca
+Pustaka
 CINTA DI BALIK BENCI

CINTA DI BALIK BENCI

Di tengah ruangan, sebuah meja batu besar berdiri, dan di atasnya terdapat sesuatu yang tampak seperti… buku. “Buku itu lagi,” bisik Lia, hampir tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Raka dan Dean mendekati meja itu dengan hati-hati, sementara Lia berdiri sedikit lebih jauh, merasa ada sesuatu yang tidak beres. Buku itu tampak berbeda dari sebelumnya—halamannya terbuka, dan simbol-simbol bercahaya bergerak di permukaannya seperti air yang mengalir.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai bukunya
Baca
+Pustaka
Oh, My Grim

Oh, My Grim

“Oh, ya. Buku untuk Chloe.” Mendengar namanya tersebut, Chloe langsung melepas tatapannya dari perempuan pegawai toko. Nathan sudah bersiap menjulurkan tangannya untuk memberikan buku itu, tapi dengan cekatan Chloe menerimanya. Terdapat dua buah buku. Salah satunya bersampul cokelat dan sudah agak lusuh. Berjudul Histoire des Mathématiques—yang tentunya Chloe tidak akan paham apa arti dari isiannya—dan yang satunya lagi hanya semacam buku catatan berisikan rangkaian tulisan tangan yang rapi—untungnya menggunakan Bahasa Indonesia, jadi sudah pasti Chloe paham apa maksudnya.
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 460 kali sebagai bukunya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Dari sudut pandang seorang kolektor buku yang terobsesi dengan karya-karya eksperimental, 'rusak saja buku ini' adalah sebuah pengalaman interaktif yang benar-benar mengacaukan batasan antara pembaca dan teks. Buku ini secara literal meminta pembaca untuk merusak halamannya - melipat, mencoret, bahkan merobek sebagai bagian dari narasinya. Awalnya kupikir ini hanya gimmick, tapi ternyata ada filosofi menarik di baliknya tentang 'kepemilikan' atas sebuah karya seni dan bagaimana kita berinteraksi dengan media.

Yang bikin menarik, setiap tindakan perusakan justru membuka lapisan cerita baru. Ada halaman yang harus ditusuk dengan pensil untuk melihat teks tersembunyi di baliknya, atau bagian dimana kamu harus menggosok dua halaman bersama untuk menciptakan gambar baru. Ini mengingatkanku pada 'House of Leaves' tapi dalam bentuk yang lebih fisik dan personal. Terakhir kali aku baca, buku itu sudah berubah menjadi semacam kolase aneh dengan coretan-coretanku sendiri - sebuah artefak yang benar-benar unik.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status