Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mantan Menyebalkan!

Mantan Menyebalkan!

Sepupunya itu tampak kembali kacau. “Tarik napas sebanyak yang kau bisa melalui hidung, masukkan ke diafragmamu lalu buang melalui mulut perlahan.” Gary memberi instruksi dan Nibras segera mengikutinya. “Ya, bagus. Seperti itu. Ulangi lagi sampai sesakmu hilang. Tak usah memikirkan apa-apa. Maafkan aku terlalu menekanmu.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Tergoda Pesona Ibu Mertua

Tergoda Pesona Ibu Mertua

bisik Nayla pada dirinya sendiri, mencengkeram selimut katun tebal hingga buku-buku jarinya memutih. Napasnya tersengal, dada naik-turun cepat. Ia mencoba teknik pernapasan yang diajarkan dr. Maya—tarik napas dalam empat detik, tahan empat detik, hembuskan delapan detik—tapi semakin ia melawan, semakin kuat bayangan itu mencengkeram.
10354.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.2K kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Unperfect Husband

Unperfect Husband

Hal itu mampu memaksa napas dan jantungnya menambah kecepatan berkali-kali lipat. Caraline mengigit bibir bawah agar tak berteriak. Udara pagi masih dingin, tetapi suhu tubuhnya terasa sangat panas. Kala menyeka dahi, ia bahkan menemukan beberapa bulir keringat. Pandangannya seolah terkunci pada sosok Deric, tak beralih sedikit pun, kecuali saat berkedip.
1047.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Lelaki Dua Wajah

Lelaki Dua Wajah

Hosh! Hosh! Xela mengembuskan napas kencang seraya mengipas-ngipas leher dengan dua tangan. Bersembunyi di antara pakaian yang bergantungan sembari menahan napas sungguh membuat dada terasa sesak dan gerah.
1025.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 934 kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Roosje

Gairah Cinta Roosje

Bagi seorang tenaga kesehatan sepertinya, hal tersebut sangat tidak masuk akal dan cukup membahayakan. "Atur napas sekarang, Mang," ujar Ki Sendang Waruk seraya melakukan gerakan guratan menyilang di punggung Mang Dirman. Lantas menahan napas sejenak, diakhiri dengan melakukan penotokan di beberapa titik bagian tubuh kusir keluarga Sumiarsih tersebut. "Tarik napas lewat hidung… buang dengan mulut, tarik napas … buang, tarik napas … buang." Mang Dirman melakukan titah Ki Sendang Waruk.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Aku tetap berada di dalam Sari, menghujamnya dengan sisa tenaga yang brutal sampai dia memekik tertahan. Namun, saat susu kentalku siap menyembur, aku menggunakan teknik napas Kakek untuk menahannya di pangkal. Aku hanya mengeluarkan sedikit cairan bening sebagai pancingan, lalu dengan gerakan cepat, aku sedikit menarik diri dan membiarkan sisanya keluar di sela-sela paha dan perut Sari yang becek.
1081.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Si Buta Dari Sungai Ular

Si Buta Dari Sungai Ular

Lalu dia berkata dalam hati, "Setan alas! Aku seperti mendengar suara orang bernapas, meskipun sangat pelan sekali. Tetapi cara orang ini bernapas sungguh aneh. Seperti tak mengalami getaran apa-apa. Hhh! Di mana orang itu berada!" Sepasang mata kelabu Iblis Cadas Siluman dipentangkan. Telinganya yang sebelah itu dibuka lebar lebar. Kembali si nenek berpakaian jingga ini membatin, "Gila! Apakah napas yang kudengar ini berasal dari seekor hewan? Alunan nafasnya tak teratur, seperti terengah. Tetapi sangat pelan sekali. Bahkan bisa kurasakan, kalau perut orang yang bernapas ini seperti tertekan. Tidak seperti kebanyakan orang bila bernapas." Dan mendadak saja, tangan si nenek mengibas ke sebua
1052.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
INovel terbaru saya PENDEKAR KERA SAKTI Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Baca Semua Ulasan
Kissing Partner Sang Tuan Muda

Kissing Partner Sang Tuan Muda

Lalu, secepat mungkin mengambil napas dalam-dalam. "Ada apa denganmu?" tanya Bara yang penasaran dengan tingkah Kara. "Jangan bilang kau lupa cara bernapas?" Kara terhenyak. Dia yang pada mulanya mengira jika dalam proses berciuman harus menahan napas, seketika diam membeku. "Ma-maf, saya kira itu ...."
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Cinta Untuk Sang Pendosa

Cinta Untuk Sang Pendosa

Ia sesak dan sulit sekali untuk bernapas. Gilang dengan sigap menyandarkan kepala Nicha di pahanya. “Nicha cobalah untuk tenang, Tarik napas dan hembuskan secara perlahan,” ujar Gilang mencoba membantu Nicha untuk bernapas dengan normal lagi. Nicha tidak merespon apapun. “Nicha, kau mendengarku kan?” tanya Gilang.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Terjebak Asmara Tuan Argen

Terjebak Asmara Tuan Argen

Nafasnya naik turun tidak beraturan. Hah! Hah! Jadi ini rasanya berciuman! Aaaaaaa. Kaki Ana rasanya lemas. Namun dia tidak mau berhenti. Ana memejamkan mata setelah jeda mengambil nafas. Ciuman itu terus berlanjut lagi dan lagi. Kecupan di bibir berganti. Argen turun ke bagian leher Ana. "Aaaaaaa!" Ana menjerit dengan suara tertahan. "Kak, Kakak!"
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status